Mengenal Garam Gourmet di Bali Utara

Garam

Garam gourmet produksi Bali Utara. FOTO: KEMENKO MARITIM

Buleleng – Garam laut bukan hanya sekadar dibuat menjadi garam krosok. Sekarang ini, para juru masak gourmet — di rumah dan restoran — telah belajar menghargai dan membedakan antara kualitas khas varietas garam gourmet dan meningkatkan rasa makanan.

Belum banyak orang yang mengetahui pesisir Bali Utara telah menjadi lokasi pembuatan garam gourmet.

Lokasi ini berada di Desa Pemuteran, Buleleng –yang menjadi sentra pembuatan garam gourmet. Produksi garam gourmet ini terus memperluas jangkauan pemasarannya. Karena produk ini diminati masyarakat domestik dan internasional.

Produksi garam Bali terkonsentrasi di Amed, Kalianget serta Kusamba, Kabupaten Klungkung hingga Pemuteran, Kabupaten Buleleng.

Salah satu produksinya, garam berbentuk piramida miniatur berongga. Garam ini memiliki rasa yang halus dan murni, renyah, bersih serta kadar air yang rendah.

Bentuk geometrisnya yang unik menawarkan pengaruh visual yang khas. Khususnya ketika digunakan sebagai garam finishing pada sajian dan hidangan yang membutuhkan tekstur dan rasa asin murni.

Garam ini dipanen dengan tangan menggunakan metode tradisional.

Setiap bulan produksi garam mencapai 2,5 ton dengan berbagai jenis, seperti garam piramid, coarse salt, hingga fleur de sel. Untuk menjaga kualitas, karena diminati pasar mancanegara, produk ini telah melalui uji lab Sucofindo.*

Exit mobile version