Meninggal di Kanada, Jenazah ABK Dipulangkan ke Indonesia

Ilustrasi proses evakuasi 2 jenazah anak buah kapal Indonesia dari kapal Long Xing di Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, Sabtu (7/11/2020). FOTO: DITJEN HUBLA

Darilaut – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan memulangkan jenazah anak buah kapal (ABK) MV Emerald yang meninggal saat bertugas di Kanada. Jenazah dipulangkan ke Indonesia melalui jalur udara.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Capt Hermanta mengatakan ABK tersebut bernama Holil yang berprofesi sebagai Chief Cook. Dilaporkan meninggal dunia oleh PT Indomaritime Management selaku penanggungjawab.

“Meninggal dunia di Prince Rupert, British Columbia-Kanada pada 18 Januari pukul 12.30 waktu setempat,” kata Hermanta, di Jakarta, Jumat (12/2).

Jenazah saat ini telah tiba di Indonesia dan selanjutnya akan dimakamkan di kampung halamannya di Desa Sukamenak, Sukaresik, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Menurut Hermanta seluruh proses pemulangan jenazah telah sesuai prosedur, serta menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Jenazah tiba di Bandara Soekarno Hatta dan diurus di Kargo Jenazah, Kamis (11/2) setelah ketibaan (10/2).

Perwakilan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan yakni Marvin dan Azmi telah melakukan proses serah terima jenazah dengan keluarga untuk dibawa ke Tasikmalaya.

Hermanta mengatakan, Ditjen Hubla Kemenhub melalui Dittkapel berkomitmen untuk membantu penyelesaian hak hak dan kewajiban bagi para pelaut dengan perusahaan pelayaran.

Exit mobile version