Pemerintah Kota Gorontalo Donasi Korban Banjir Tolinggula

Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Gorontalo Ismail Madjid mengecek bantuan banjir di Kecamatan Tolinggula Kabupaten Gorontalo Utara, Minggu (14/4). FOTO: HUMAS PEMKOT GORONTALO

Darilaut – Pemerintah Kota Gorontalo membuka dan menyalurkan donasi peduli korban banjir Kecamatan Tolinggula Kabupaten Gorontalo Utara.

Bantuan yang sudah terkumpul berasal dari Wali Kota Gorontalo, Wakil Wali Kota Gorontalo, aparatur sipil negara (ASN).

Pada Minggu (14/4) Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Gorontalo Ismail Madjid menerima penyaluran bantuan korban bencana banjir Kabupaten Gorontalo Utara dari PT. Pertamina Patra Niaga Gorontalo melalui donasi peduli Korpri Kota Gorontalo.

Donasi yang terkumpul dari Pemerintah Kota Gorontalo bersama mitra berupa beras premium 20 koli/1000 kilo gram, tabung gas liquified petroleum gas (LPG) 5,5 kg serta isi siap pakai sebanyak 12 buah, kompor gas 12 unit, regulator 12 pcs, paket bahan pokok 350 paket, dan paket dapur umum support dari Pertamina Peduli.

Bantuan ini akan diserahkan secara langsung Walikota Gorontalo Marten Taha, pada Senin (15/4).

Ismail berharap bantuan yang akan diserahkan ini bisa meringankan penderitaan warga Tolinggula.

Banjir merendam pemukiman warga dan Kantor Camat Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara. FOTO: NOVITA J. KIRAMAN

Pada Minggu (7/4) siang hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit air sungai Tolinggula meluap. Hal ini mengakibatkan tanggul sungai jebol dan membanjiri pemukiman warga di enam desa di Kecamatan Tolinggula.

Sejumlah rumah mengalami kerusakan akibat banjir tersebut.

Desa yang terdampak banjir di antaranya Tolinggula Ulu, Tolite Jaya, Molangga, Tolinggula Tengah, Ilotunggulo, dan Limbato. Satu unit rumah hanyut terbawa arus, sementara puluhan rumah rusak dan peralatan rumah tangga pun hanyut terbawa banjir.

Akibat bencana ini banyak warga yang mengalami kerugian. Banyak di antara warga hanya memakai baju yang tersisa di badan.

Keperluan urgen mendasar yang sangat dibutuhkan warga terutama untuk bayi/balita dan lanjut usia. Kebutuhan mendesak tersebut, antara lain, popok, susu, pakaian layak pakai hingga keperluan pelengkap lainnya. (Sulis Dwi Fadjar Baeda dan Novita J. Kiraman)

Exit mobile version