Sejak Minggu malam pemerintah sudah menyiapkan beberapa titik evakuasi termasuk rumah sakit baru di Tolinggula yang ada di Desa Tolinggula Pantai.
Tagana dan KSB (Kampung Siaga Bencana) pun sudah membantu dengan membagikan makanan dan beberapa kebutuhan lainnya bagi para korban banjir.
“Sejauh ini Alhamdulillah tidak ada korban jiwa yang meninggal, hanya kerusakan rumah dari yang ringan sampai dengan sangat berat karena ada satu rumah di desa Tolite Jaya yang hanyut total terbawa arus sungai yang deras,” kata Susan, warga Tolinggula.
Hingga Senin (8/4) malam, masih terdapat warga yang belum mendapatkan bantuan.
Setelah banjir surut, mereka sibuk membersihkan rumah masing-masing, “sehingga banyak dari masyarakat tidak mengetahui adanya pembagian makanan di luar rumah,” kata Susan.
Senin malam banjir telah surut, menyisakan genangan dan lumpur. Akibat bencana ini banyak warga yang mengalami kerugian.
Banyak di antara warga hanya memakai baju yang tersisa di badan. Keperluan urgen mendasar yang sangat dibutuhkan warga terutama untuk bayi/balita dan lanjut usia. Kebutuhan mendesak tersebut, antara lain, popok, susu, pakaian layak pakai hingga keperluan pelengkap lainnya. (Novita J. Kiraman)




