Peringatan Badai di Darwin, Australia

ZOOM EARTH

Darilaut – Peringatan akan terjadi badai dikeluarkan di wilayah Darwin, Australia. Zona peringatan untuk topan ini diperkirakan akan terbentuk di atas timur laut Australia Barat pada Jumat malam ini.

Mengutip Abc.net.au, Jumat (25/2) zona peringatan juga telah diperluas ke Northern Territory, dengan komunitas di selatan Darwin yang sekarang dalam keadaan siaga.

Peringatan membentang dari Pantai Dundee, 130 kilometer selatan Darwin, ke Dataran Tinggi Mitchell di WA, termasuk Wadeye di NT dan Wyndham dan Kalumburu di WA.

Zona pengawasan tetap berlaku dari Point Stuart di NT hingga Pantai Dundee, termasuk Kepulauan Tiwi dan Darwin, dan dari Dataran Tinggi Mitchell hingga Pulau Kakatua di WA.

Peramal cuaca mengatakan dataran rendah tropis saat ini di sebelah barat Darwin di Laut Timor diperkirakan akan berkembang menjadi siklon pada Jumat malam atau Sabtu dini hari.

Pembaruan Biro Meteorologi (BOM) pada Jumat sore mengatakan sistem dapat bergerak selama akhir pekan baik ke tenggara atau barat daya dari posisinya saat ini.

Menurut Biro Meteorologi semakin besar kemungkinan badai akan bergerak perlahan ke barat daya selama akhir pekan, dengan kemungkinan itu bisa bergerak lebih cepat dan melintasi pantai utara Kimberley pada Sabtu pagi.

Ada kemungkinan badai mencapai kekuatan kategori dua sebelum mendarat.

Sebelumnya, Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan secara khusus melakukan pemantauan kondisi dinamika atmosfer yang dapat berpotensi menjadi siklon tropis dan berdampak pada kondisi cuaca di sekitar wilayah Indonesia.

Menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto berdasarkan analisis Rabu 23 Februari, terpantau adanya pola sirkulasi angin yang dipicu oleh daerah pola tekanan rendah di sekitar Laut Timor sebelah selatan Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan pantauan citra satelit cuaca Himawari-8, di wilayah sekitar sistem sirkulasi tersebut terlihat adanya pumpunan awan konvektif yang telah bertahan selama 12 jam terakhir namun belum terorganisir dengan baik membentuk sistem dengan pola sirkular.
Hasil analisis angin per lapisan menunjukkan adanya pola sirkulasi pada lapisan bawah hingga menengah namun masih cukup melebar.

Sementara di Samudra Hindia, siklon tropis Vernon berada pada jarak sekitar 1320 km sebelah barat daya Bengkulu. Arah gerak menjauhi wilayah Indonesia, dengan kecepatan angin maksimum 40 knots (75 km/jam).

Prediksi 24 jam, pada Sabtu (26/2) posisi siklon tropis Vernon sekitar 1510 km sebelah barat daya Bengkulu. Dengan arah gerak menjauhi wilayah Indonesia. Kecepatan angin maksimum: 50 knots (95 km/jam).

Exit mobile version