Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Sebaran asap di atas wilayah Indonesia, pada 20 Oktober 2026. GAMBAR: European Union, Copernicus Atmosphere Monitoring Service data

Darilaut – Sekretaris Jenderal Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), Celeste Saulo, mengatakan, kita memang tidak bisa menghentikan El Niño, tetapi kita bisa mencegah banyak dampak terburuknya terhadap manusia.

”Mari kita bersatu dan memastikan tidak ada seorang pun yang tertinggal,” kata Celeste Saulo Celeste Saulo, dalam konferensi pers bersama Kepala Urusan Kemanusiaan PBB, Tom Fletcher, pada Rabu 21 Oktober.

WMO pada Rabu 21 Oktober meluncurkan prakiraan iklim musiman terbaru yang mengindikasikan bahwa peristiwa El Niño saat ini bisa mencapai kekuatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bahkan menurut WMO melampaui skala pemantauan yang telah digunakan selama empat dekade terakhir.

Berikut ini prakiraan terbaru WMO:

Asia Tenggara: Kondisi yang lebih hangat dan kurangnya curah hujan meningkatkan risiko paparan panas serta memberikan tekanan tambahan pada sektor pertanian dan pasokan air—seperti meningkatnya risiko kebakaran hutan dan kabut asap yang sudah mulai terlihat saat ini.

Afrika Timur: Kondisi yang lebih basah dari biasanya kemungkinan besar akan terjadi di beberapa wilayah selama musim hujan bulan Oktober–Desember, yang meningkatkan kekhawatiran akan curah hujan tinggi dan banjir.

Afrika Bagian Selatan: Meningkatnya risiko kondisi yang lebih kering dapat berdampak pada produksi tanaman pangan, ketersediaan air, dan mata pencaharian mulai bulan November (yang biasanya merupakan awal musim hujan).

Benua Amerika: Curah hujan yang lebih tinggi diperkirakan terjadi di wilayah barat laut Amerika Serikat dan bagian selatan Amerika Selatan bagian barat—kita semua telah melihat gambaran banjir yang terjadi di Chili dan cekungan Sungai Paraná. Amerika Utara dan wilayah utara Karibia juga diperkirakan akan mengalami curah hujan di atas normal. Sebaliknya, terdapat peningkatan risiko kekeringan di sebagian wilayah Amerika Tengah, Karibia bagian selatan, dan wilayah Amazon.

Ini adalah prakiraan musiman, bukan prediksi untuk peristiwa spesifik tertentu. Oleh karena itu, prakiraan di tingkat regional dan nasional sangat penting untuk menentukan di mana dan kapan tindakan perlu diambil.

”Perhatian terbesar kami tertuju pada mereka yang saat ini sudah hidup dalam kondisi yang sangat rentan,” kata Celeste Saulo.

”Hari ini, kami mengeluarkan seruan bersama untuk melakukan tindakan antisipatif yang mendesak dan terkoordinasi.”

WMO bekerja sama erat dengan OCHA serta berbagai mitra di Perserikatan Bangsa-Bangsa dan komunitas kemanusiaan untuk mengubah prakiraan iklim menjadi langkah nyata.

Prakiraan ini untuk peringatan dini, ”kita harus memanfaatkan peringatan tersebut untuk melindungi mereka yang paling berisiko,” kata Celeste Saulo.

Exit mobile version