Darilaut – Marten Taha akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Wali Kota Gorontalo awal Juni 2024.
Saat upacara peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni di Lapangan 11 Maret Kelurahan Buladu, Kecamatan Kota Barat, Marten menyampaikan pesan, ”Manfaatkan dan kembangkan dengan baik apa yang telah dirintis selama ini.”
“Saya tinggalkan semuanya apa yang sudah saya perbuat, mudah-mudahan saudara-saudara dapat melanjutkannya, mengembangkannya, memperbaikinya untuk masa yang akan datang demi makmur dan jayanya masyarakat di Kota Gorontalo,” kata Marten, Sabtu (1/6).
Marten juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas dukungan yang diberikan selama ia menjabat sebagai Wali Kota Gorontalo.
“Apa yang saya lakukan bersama Pak Ryan (Wakil Wali Kota Gorontalo) itu bukan hanya dari saya dan Pak Ryan, tetapi itu adalah dari semua elemen ASN, TPKD dan masyarakat yang terus berkolaborasi dan sangat terintegrasi,” ucap Marten.
Marten menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat jika selama memimpin ada hal yang kurang, bahkan tidak berkenan di masyarakat. Marten juga memohon pamit kepada seluruh ASN dan TPKD, serta masyarakat.
“Hari ini adalah hari terakhir saya bersama wakil wali kota bertugas untuk mengabdi untuk Kota Gorontalo,” ujarnya.
”Selama 10 tahun saya memimpin, ini adalah kesempatan yang sangat tepat untuk pamit kepada seluruh ASN dan TPKD serta masyarakat.”
Dalam sambutan hari lahir Pancasila, Marten mengatakan mengamalkan Pancasila merupakan hal mutlak bagi generasi Z dan milenial. Sebab, generasi Z dan milenial merupakan penerus bangsa.
“Generasi milenial dan z wajib mengamalkan Pancasila sesuai zaman, karena kalian lah para penerus pembangunan bangsa di masa yang akan datang,” kata Marten.
Bagi Marten sendiri, Pancasila merupakan elemen penting masyarakat. Bahkan, Pancasila adalah bintang penuntun yang membawa Indonesia pada gerbang kemajuan.
Untuk itu, penanaman nilai Pancasila kepada generasi baru menjadi urusan wajib pemerintah.
“Yang paling penting itu adalah penanaman nilai pancasila di masyarakat, terkhusus ke generasi milenial dan Z,” ujar Marten.
Pada upacara hari lahir Pancasila, Marten mengukuhkan pasukan pengibar bendera sang saka Merah Putih yang akan bertugas pada 17 Agustus mendatang sebagai duta Pancasila.
