Darilaut – Puluhan rumah mengalami kerusakan akibat gempabumi Pangandaran Minggu (25/10), pukul 07.56 WIB.
Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu pukul 23.45 WIB, mencatat laporan kerusakan di sektor perumahan terdapat di Kabupaten Ciamis, Garut, Pangandaran, Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya dan Kota Banjar.
Data terkini tercatat sebanyak 43 rumah rumah rusak dengan kategori ringan hingga berat tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat.
Rincian sementara kerusakan di sektor pemukiman yang teridentifikasi antara lain 22 rumah rusak ringan, 2 rusak sedang dan 1 rusak berat di Kabupaten Ciamis. 1 rusak berat di Kabupaten Garut, 4 rusak ringan dan 2 rusak sedang di Kabupaten Pangandaran.
Kemudian, sebanyak 7 unit rumah rusak ringan di Kabupaten Tasikmalaya, sedangkan di Kota Tasikmalaya, 1 rusak sedang dan 2 rusak ringan. Rumah rusak dengan kategori sedang di Kota Banjar sejumlah 1 unit.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat juga mengidentifikasi tiga korban luka ringan. Mereka adalah dua warga di Kabupaten Ciamis dan satu lain dari Kota Tasikmalaya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan darurat.
BPBD terus memantau laporan dampak dari beberapa kecamatan, sedangkan BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Barat serta memantau kondisi dari masing-masing kabupaten terdampak.
Gempabumi dengan kekuatan M5,9 telah terjadi di 90 kilometer Barat Daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 10 km di dasar laut.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) peta guncangan gempa ini dengan skala II sampai IV MMI. MMI atau Modified Mercalli Intesity adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi.
Beberapa wilayah teridentifikasi dengan skala MMI yakni Tegal dan Bandung II MMI, Yogyakarta, Gunung Kidul, Bantul, Kulon Progo, Banjarnegara, Kebumen, Kutoarjo, Kabupaten Bandung dan Banyumas II – III MMI, Garut, Cilacap dan Kuningan III MMI, Pangandaran, Tasikmalaya III – IV MMI, serta Sukabumi II – IV MMI.
