Sejumlah Warga Terseret Arus di Pantai di Bali

Ombak di pantai Bali. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Dalam sepekan terakhir sejumlah warga terseret arus dan ombak di pantai Bali. Para korban tersebut terseret saat sedang memancing, wisata pantai dan berenang, di Pantai Candikusuma, Tegalwangi dan pantai Berawa, Kamis (18/6) hingga Minggu (21/6).

Pantai Candikusuma

Pada Kamis lalu, warga bernama Agus Santika (20) sekitar pukul 13.00 Wita, sedang memancing di pinggir Pantai Candikusuma. Tiba-tiba ombak datang dan menyeret korban hingga menghilang.

Korban warga Berawan Tangi, Kecamatan Melaya, Jembrana ini ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia, Jumat (19/6).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Gede Darmada, mengatakan, pada pukul 17.00 Wita korban ditemukan pada koordinat 8° 18.913’S- 114° 30.755’E, yakni kurang lebih 500 meter arah barat laut dari LKP.

Selanjutnya, jenazah dibawa menuju RSUD Kabupaten Jembrana menggunakan ambulance BPBD Jembrana.

Pantai Tegalwangi

Dua orang pelajar terseret arus Pantai Tegalwangi, Jimbaran, Kabupaten Badung, Sabtu (20/6) malam. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar mendapatkan laporan atas kejadian tersebut pada pukul 19.20 Wita.

Menurut Darmada, kejadiannya kurang lebih 19.15 Wita dan Basarnas segera mengirim personil ke lokasi.

Identitas kedua korban atas nama Ni Putu Ananda Yuliastri Dewi(18) warga Telaga Waja, Denpasar dan I Nyoman Bagus Krisna (20) warga Tukad Yeh Aya, Denpasar.

Korban perempuan berhasil selamat dan langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit. Sementara korban laki-laki ditemukan meninggal dunia.

Sementara itu, korban meninggal ditemukan sekitar pukul 20.20 Wita dalam posisi terdampar di sekitar lokasi kejadian pada koordinat 08°46.927’S – 115°8.457’E. Selanjutnya, jenazah dibawa menuju RSUP Sanglah dengan menggunakan Ambulance BPBD Badung.

Darmada mengingatkan kepada masyarakat agar berhati-hati saat melakukan aktivitas di perairan, mengingat belakangan ini cuaca sedang tidak bersahabat.

“Ketika berwisata di pantai tidak boleh lengah dan tetap memperhatikan faktor keselamatan, karena kondisi perairan saat ini gelombang atau ombaknya cukup berbahaya,” ujarnya.

Pantai Berawa

Basarnas Bali kembali menangani orang terseret arus yang terjadi di Pantai Berawa Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Minggu (21/6). Korban atas nama Raga Rino (26) asal Padang Tawang Babakan, Desa Canggu.

Sebelum kejadian, Raga berenang terlalu ke tengah laut dan terseret arus, sekitar pukul 17.35 Wita. Tim SAR dikerahkan menuju lokasi.

“Malam itu tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sepanjang bibir pantai, karena hari gelap dan jarak pandang terbatas terlalu berisiko untuk menurunkan rubber boat,” kata Darmada.

Tim SAR gabungan yang ikut dalam operasi ini berasal dari unsur Kepolisian, Tentara, BPBD, potensi SAR, Babinkamtibmas, Balawista, keluarga korban dan masyarakat setempat.*

Exit mobile version