Darilaut – Jurnalis menghadapi era baru yang berbahaya. Di seluruh dunia, terutama di zona konflik, jurnalis menghadapi bahaya yang tak terduga.
Mereka sering kali, secara keliru, dianggap sebagai target yang sah.
Kepala Koresponden Internasional CNN, Clarissa Ward, mengatakan kepada UN News bahwa “kita telah memasuki era baru yang sangat berbahaya di mana jurnalis telah menjadi sasaran empuk”.
Wakil Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Amina J. Mohammed mengatakan pers bebas sangat penting untuk perdamaian dan kepercayaan di era digital.
Menurut Amina pers yang bebas dan independen tetap menjadi fondasi perdamaian dan keadilan.
Dalam memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day), Amina menekankan bahwa pelaporan yang kredibel dapat membantu melawan disinformasi dan mendorong pemahaman yang lebih besar.
Ia juga menegaskan kembali bahwa kebebasan berekspresi, penggunaan teknologi yang etis, dan keselamatan jurnalis sangat penting untuk masyarakat yang damai.
Pemadaman Internet
Selama dua tahun terakhir, setidaknya telah terjadi 300 pemadaman internet di lebih dari 54 negara, yang sangat membatasi akses masyarakat terhadap informasi, menurut UNESCO.
Pemadaman dapat mengambil berbagai bentuk, seperti pemblokiran total internet atau pemblokiran akses ke platform media sosial.



