Setelah Mendarat di Filipina Topan Kalmaegi Menuju Vietnam

Topan Kalmaegi saat ini berada di Laut Filipina Barat atau dikenal dengan Laut Cina Selatan setelah mendarat dan melintasi sejumlah wilayah di Filipina, Rabu (5/11) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Setelah mendarat di sejumlah wilayah di Filipina pada Selasa (4/11) hingga Rabu (5/11) pagi, saat ini Topan Kalmaegi melintasi Laut Filipina barat menuju Vietnam.

Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan topan Kalmaegi pada Rabu pukul 08.00 pagi, terletak sekitar 520 kilometer timur laut Kepulauan Spratly.

HKO memperkirakan sistem ini bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan sekitar 25 kilometer per jam.

Lebih lanjut, kata HKO, siklon tropis ini akan melintasi bagian tengah dan selatan Laut Cina Selatan dalam satu atau dua hari ke depan dan bergerak menuju Vietnam tengah.

Topan Kalmaegi menghantam sejumlah wilayah daratan Filipina, setelah mendarat di Silago, Leyte Selatan, Selasa (4/11) dini hari.

Kalmaegi dengan nama Filipina ”Tino” melintasi perairan pantai San Francisco, Cebu, dan melewati Kepulauan Camotes.

Pukul 04.40 hari ini, pusat ”Tino” mendarat di El Nido, Palawan, kata Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina (PAGASA) dalam buletin informasi yang dikeluarkan Rabu pukul 08.00.

Menurut PAGASA, berdasarkan prakiraan lintasan, ”Tino” akan terus bergerak ke arah barat laut di atas Laut Filipina Barat hingga meninggalkan Wilayah Tanggung Jawab Filipina malam ini atau besok (6/11).

“Tino” sekarang berada di atas perairan pesisir El Nido, Palawan, menurut PAGASA.

PAGASA memperkirakan ”Tino” akan kembali menguat dalam 12 jam ke depan dan mungkin mencapai intensitas puncaknya saat berada di atas Laut Filipina Barat.

Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Kalmaegi terletak 428 km di selatan-barat daya Manila, Filipina, dan telah bergerak ke arah barat dengan kecepatan 22 km per jam (12 knot) selama 6 jam terakhir.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,9 meter (16 kaki), kata JTWC

JTWC memperkirakan Kalmaegi akan mendarat di pantai tengah Vietnam 3 hari ke depan. Sistem ini akan terus menguat selama 36 jam ke depan dalam lingkungan yang relatif mendukung dengan suhu permukaan laut yang hangat dan arus keluar diffluent ke arah ekuator.

Namun, geseran angin akan tetap relatif tinggi, sekitar 35 km per jam (20 knot) selama periode prakiraan.

Exit mobile version