Darilaut – Siklon 09S (Tropical Low 03U) melintas di selatan Pulau Christmas, Samudra Hindia, pada Minggu (21/12).
Saat ini, siklon 09S terletak di barat daya Pulau Christmas dengan jarak 260 km, sedangkan dari Jakarta 756 km.
Sistem yang berkembang dari Bibit Siklon Tropis 93S ini telah bergerak ke arah barat dengan kecepatan 9 km per jam (5 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 6,1 meter (20 kaki), kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).
JTWC memperkirakan pergerakan sistem yang lambat akan menyebabkan upwelling, dengan model gabungan dan menunjukkan efeknya mulai terasa pada sistem sekitar 2 hari lagi.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bibit Siklon Tropis 93S memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca ekstrem dan perairan di wilayah Indonesia dalam 24 Jam hingga 22 Desember 2025.
Dampak tersebut berupa hujan sedang – lebat di wilayah Bengkulu, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah.
Angin Kencang di wilayah Bengkulu, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, kata BMKG.
Tinggi Gelombang kategori sedang (1,25 – 2,5 m) di perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Barat, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, dan Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat.
Biro Meteorologi Australia (BOM) mengatakan 03U sedang berkembang dan diperkirakan akan menjadi siklon tropis mala mini saat bergerak ke barat di atas Samudra Hindia menuju Kepulauan Cocos di akhir pekan.
Sistem mengemas angin kencang di dekat pusatnya mencapai 65 kilometer per jam dengan hembusan angin hingga 95 kilometer per jam, kata BOM.
03U berjarak 240 kilometer barat daya Pulau Christmas dan 820 kilometer timur Kepulauan Cocos (Keeling)
Prakiraan BOM menunjukkan sistem akan meningkat pada kategori 2, tetapi kemungkinan akan berfluktuasi kekuatannya dan pada kisaran ini terdapat variasi yang cukup besar dalam potensi jalur dan intensitas.
