Siklon Tropis Billy Mengarah ke Barat Daya, Bibit 91B Depan Teluk Benggala

GAMBAR: ZOOM EARTH

Darilaut – Siklon tropis Billy yang terbentuk di Samudra Hindia mengarah ke Barat Daya, Selasa (15/3). Sementara bibit siklon tropis 91B sedang berkembang di depan Teluk Benggala.

Buletin Pusat Peringatan Siklon Tropis Biro Meteorologi Australia (Tropical Cyclone Warning Centre – Australian Bureau of Meteorology), menginformasikan, tropical low pada pukul 2:00 siang waktu setempat di dekat 16.9S 97.3E bergerak ke barat daya dengan kecepatan 13 kilometer per jam.

Jarak ini terletak 525 km selatan Pulau Cocos. Siklon tropis Billy berada di atas perairan terbuka Samudra Hindia.

Siklon ini diharapkan terus bergerak ke barat daya dan melemah Selasa malam dan Rabu.

Tropical Cyclone Billy tidak akan berdampak pada Kepulauan Cocos (Keeling).

Pusat Peringatan Siklon Tropis Jakarta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikasi (BMKG), Selasa (15/3) menginformasikan siklon tropis Billy dengan jarak sekitar 1480 km sebelah selatan barat daya Tanjung Karang.

Arah gerak barat barat daya dengan kecepatan 7 knots (13 km/jam). Siklon ini bergerak menjauhi wilayah Indonesia.

Kecepatan angin maksimum 45 knots atau 85 km/jam.

Prediksi 24 jam ke depan, Rabu tanggal 16 Maret posisi siklon tropis Billy 17.3LS – 94.4BT atau sekitar 1790 km sebelah barat daya Tanjung Karang.

Arah gerak barat, dengan kecepatan 10 knots atau 18 km/jam. Bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Kecepatan angin maksimum 40 knots atau 75 km/jam.

Siklon tropis Billy dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia dalam 24 jam ke depan berupa Gelombang laut tinggi 1,25 – 2,5 meter (Moderate sea).

Gelombang ini berpotensi terjadi di perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan Selatan Jawa dan Samudra Hindia Barat Lampung hingga Selatan Jawa.

Menurut Zooom.earth, Selasa (15/3) siklon tropis Billy yang berada pada kategori 2 (C2) dengan kecepatan maksimum 100 km per jam.

Siklon ini terletak 1708 km barat-barat laut Learmonth, Australia dan bergerak ke barat-barat daya dengan kecepatan 19 km/jam (10 knot) selama 6 jam terakhir.

Masih di Samudra Hindia, Zooom.earth juga menginformasikan sedang berkembang bibit siklon tropis 91B. Siklon ini berada di depan Teluk Benggala, di antara Sri Lanka dan barat laut Sumatera.

Bibit siklon tropis 91B muncul pada Senin (14/3). Bibit 91B memiliki peluang sedang untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Analisis menunjukkan 91B berada pada suhu permukaan laut yang hangat (26-27°C) diimbangi oleh pergeseran angin yang tinggi (25-30 knot).

Model prakiraan 91B akan bergerak ke utara. Angin permukaan sekitar 35-45 km/jam atau 20-25 knot. Tekanan permukaan laut minimum mendekati 1004 mb.

Exit mobile version