Darilaut – Setelah mendarat di dekat Soalala di pantai barat yang berhadapan dengan Mozambique Channel, Siklon Tropis Fytia saat ini sedang melintasi daratan Madagaskar, Minggu (1/2).
Siklon tropis Fytia yang terbentuk di Mozambique Channel mendarat dengan kekuatan topan atau badai kategori 3, pada Sabtu (31/1).
Saat melintasi daratan akan melemah menjadi Badai Tropis Parah (Severe Tropical Storm) dan Badai Tropis (Tropical Storm).
Sistem telah bergerak ke arah tenggara dengan kecepatan 19 km per jam (10 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).
Fytia diperkirakan akan terus bergerak ke arah tenggara. Sistem ini telah melemah dan diperkirakan setelah 36 jam berikutnya akan terus ke arah tenggara.
Dalam beberapa hari ke depan diperkirakan Fytia akan terus bergerak ke arah tenggara hingga transisi subtropis dimulai sekitar 4 hari lagi.
Mengenai intensitas, kata JTWC, Fytia diperkirakan akan terus melemah selama 18 jam berikutnya karena interaksi berkelanjutan dengan medan pegunungan di Madagaskar tengah.
Siklon diperkirakan akan melemah hingga 65 km per jam (35 knot) sebelum muncul kembali di atas perairan dalam 12 hingga 24 jam, kata JTWC.
Menurut JTWC setelah Fytia kembali bergerak ke perairan terbuka menuju Samudra Hindia bagian barat daya, diperkirakan akan menguat bertahap hingga 100 km per jam (55 knot).
Hal ini karena suhu permukaan laut yang mendukung antara 29–30°C dan aliran udara tingkat atas yang kuat bersaing dengan peningkatan geser angin di atas 35 km per jam (20 knot).
Dalam 4 hingga 5 hari, Fytia akan memulai fase pelemahan awal karena peningkatan geser angin hingga di atas 55 km per jam (30 knot).
Kondisi ini lantaran masuknya udara kering, dan suhu permukaan laut yang lebih dingin di bawah 26°C, yang mengakibatkan transisi subtropis, kata JTWC.
