Darilaut – Siklon Tropis Hayley, di barat laut pantai Kimberley, kini berintensitas kategori 2 dan semakin menguat saat bergerak ke selatan, pada Senin (29/12). Hayley diperkirakan menjadi siklon kategori 3.
Hayley akan berdampak pada Semenanjung Dampier di pantai barat Kimberley selama hari Selasa (30/12), kata Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology – BOM) Australia.
Area yang terdampak di utara Broome hingga Cape Leveque, sedangkan zona pengawasan dari Broome hingga Kuri Bay, termasuk Derby.
Sistem mengemas angin kencang di dekat pusat badai 95 kilometer per jam dengan hembusan angin hingga 130 kilometer per jam.
Hayley dengan jarak 445 kilometer barat laut Broome dan 410 kilometer barat laut Cape Leveque.
Menurut BOM Hayley diperkirakan akan berbelok ke tenggara hari ini menuju pantai barat Kimberley. Sistem diperkirakan akan berbelok lebih ke timur selama hari Selasa menuju Semenanjung Dampier.
Hayley diperkirakan akan mengintensifkan diri menjadi siklon kategori 3 yang parah pada Selasa pagi, tetapi kemudian diperkirakan akan melemah dan pada tahap ini dampak kategori 2 diperkirakan akan terjadi saat mencapai daratan.
Embusan angin yang merusak hingga 150 km per jam dapat terjadi di sekitar Semenanjung Dampier di utara Broome hingga Cape Leveque mulai Selasa sore, kata BOM.
Bom mengatakan angin kencang dengan embusan angin yang merusak hingga 100 km per jam dapat berkembang di Semenanjung Dampier di utara Broome paling cepat Selasa pagi.
Angin kencang dapat meluas lebih jauh ke timur hingga Pulau Cockatoo pada Selasa malam dan mungkin lebih jauh ke timur hingga Teluk Kuri pada Rabu (31/12) pagi.
Hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir bandang mungkin terjadi di dekat jalur badai.
Cuaca Ekstrem di Bali Hingga NTT
Siklon tropis Hayley yang terletak di selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan barat laut Broome, Australia Barat, telah menguat menjadi kategori 2.
Hayley dapat memberikan dampak cuaca ekstrem di Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan NTT. Saat ini Hayley dengan jarak 534 dari selatan Pulau Sumba dan 692 km barat daya Kupan, NTT.
Menurut Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) siklon tropis Hayley memberikan dampak tidak langsung dalam 24 jam ke depan hingga 30 Desember 2025 pukul 07.00 WIB terhadap perairan wilayah di Indonesia.
Dampak tersebut berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Angin kencang di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, kata TCWC Jakarta.
Tinggi Gelombang kategori sedang (1,25 – 2,5 m) dapat terjadi di perairan selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, perairan selatan Pulau Bali hingga Pulau Timor, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, dan Laut Sawu.
Tinggi Gelombang kategori tinggi (2,5 – 4,0 m) di wilayah Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (Joint Typhoon Warning Center/JTWC) mengatakan Hayley terletak 465 km barat laut Broome, Australia, dan telah bergerak ke selatan dengan kecepatan 11 km per jam (6 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,6 meter (15 kaki), kata JTWC.
