Siklon Tropis Nanmadol Akan Menjadi Angin Topan yang Kuat di Jepang

Siklon tropis Nanmadol bergerak ke barat Kamis (15/9) di Samudra Pasifik. Sistem ini dipredikasi akan bergerak ke pulau-pulau kecil dan pesisir wilayah Jepang. GAMBAR: Badan Meteorologi Jepang/JMA

Darilaut – Siklon Tropis Nanmadol yang terbentuk di Samudra Pasifik Barat menuju Jepang. Badai tropis ini diprediksi akan menjadi angon topan yang kuat saat mendekati pulau-pulau kecil dan wilayah pesisir Jepang.

Badan Meteorologi Jepang, Japan Meteorological Agency (JMA) Kamis (15/9) siang menginformasikan pada pukul 12.00 waktu setempat, kekuatan Nanmadol adalah siklon tropis yang berkembang ekstrem, dengan arah perjalanan ke barat dan kecepatan 15 km per jam (8 knot).

Tekanan udara pusat 980 hPa dan angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di seluruh area 600 km (325 NM), kata JMA.

Pada Jumat (16/9) Nanmadol, tercatat sebagai topan ke 14, bergerak ke barat barat-laut sebagai siklon tropis yang berkembang ekstrem.

Prediksi Sabtu (17/9) kekuatan Nanmadol akan meningkat sebagai angin topan yang kuat, yang bergerak ke barat laut.

“Peringatan angin dahsyat di seluruh area 240 km (130NM),” kata JMA.

Jenis angin topan yang kuat ini akan bertahan hingga Minggu (18/9) dengan area peringatan angin dahsyat 310 km atau 170 NM.

Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama, Joint Typhoon Warning Center (JTWC) menginformasikan Badai Tropis Parah (Severe Tropical Storm) Nanmadol terletak 304 km barat-barat daya Iwo To. Selama enam jam terakhir telah bergerak ke barat dengan kecepatan 17 km per jam (9 knot).

Nanmadol diperkirakan akan melacak ke barat-barat laut. Suhu permukaan laut 29-30 ° C, dan arus keluar yang moderat di semua kuadran, kecuali untuk beberapa pembatasan ke barat.

Suhu permukaan laut diperkirakan akan menghangat di sepanjang jalur perkiraan, dengan peningkatan arus keluar secara keseluruhan, sehingga intensifikasi yang cepat dimungkinkan selama dua hari ke depan.

Menurut JTWC intensitas puncak 215 km per jam (115 knot) diperkirakan akan dicapai dalam dua hari. Tetapi itu mungkin masih agak konservatif karena tergantung pada fase intensifikasi.

Sistem ini dapat berdampak pada gelombang laut dengan tinggi maksimum 6,7 meter (22 feet).

Observatorium Hong Kong yang mengeluarkan pembaruan informasi Kamis pukul 14.45 menjelaskan bahwa pada siang hari, Badai Tropis Parah Nanmadol berpusat sekitar 1.180 kilometer tenggara Kagoshima.

Diperkirakan sistem ini bergerak ke barat-barat laut dengan kecepatan sekitar 18 kilometer per jam melintasi selatan Jepang.

Topan Merbok

Pada Kamis siang, Merbok sebagai topan ke 13, yang berada di Samudra Pasifik bergerak ke utara timur-laut dengan kecepatan 60 km per jam (32 knot) dan tekanan udara pada pusat 965 hPa.

Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di timur 185 km (100 NM) dan barat 110 km (60 NM).
Prediksi pada Jumat (16/9) sistem ini akan menjadi siklon ekstratropis yang bergerak ke utara timur-laut dengan kecepatan 80 km per jam (42 knot).

Menurut JTWC selama enam jam terakhir Merbok terletak 1945 km di utara Pulau Wake, dan telah bergerak ke utara-timur laut dengan kecepatan 61 km per jam (33 knot).

Sistem ini memberikan dampak langsung pada gelombang laut dengan tinggi maksimum 10,7 meter (35 feet).

Sumber: Badan Meteorologi Jepang/JMA, Zoom.earth/JTWC, dan Observatorium Hong Kong (hko.gov.hk/en)

Exit mobile version