Darilaut – Siklon Tropis (Tropical Cyclone) Narelle terbentuk di utara Laut Koral, Australia, pada Selasa (17/3). Badai tropis kategori 1 ini bergerak secara umum ke arah barat menuju di utara Queensland.
Siklon Tropis Narelle telah terbentuk di Laut Koral, dan diperkirakan akan membawa dampak parah ke Queensland Utara, kata Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology, BoM) Australia.
Dalam buletin informasi yang dikeluarkan Biro Meteorologi Selasa pukul 16.00 waktu setempat, sistem kategori 1 ini dengan angin kencang di dekat pusat mencapai 85 kilometer per jam dan embusan angin hingga 120 kilometer per jam.
Narelle terletak 790 kilometer timur laut Pulau Willis dan 1240 kilometer timur laut Cooktown. Bergerak ke barat daya dengan kecepatan 16 kilometer per jam.
Narelle diperkirakan akan bergerak stabil ke barat dan mendekati pantai timur laut Queensland antara Lockhart River dan Port Douglas.
Menurut Biro Meteorologi dampak yang parah kemungkinan terjadi pada akhir pekan.
embusan angin kencang yang merusak hingga 155 km per jam mungkin terjadi antara Coen dan Cooktown mulai Kamis (19/3) malam, kata Biro Meteorologi.
Angin kencang dengan embusan yang merusak hingga 120 km per jam mungkin terjadi antara Cape Melville dan Port Douglas mulai Kamis pagi, dan antara Lockhart River dan Cape Melville mulai Kamis siang.
Biro Meteorologi mengatakan hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir bandang mungkin terjadi antara Cape Melville dan Port Douglas mulai Kamis malam, dan meluas ke pedalaman selama hari Jumat.
Hujan lebat lokal mungkin terjadi antara Lockhart River dan Cape Melville, dan juga daerah pedalaman di sebelah barat Coen, mulai hari Jumat.
Pasang surut akan lebih tinggi dari biasanya antara Coen dan Port Douglas. Sementara gelombang laut besar dapat menyebabkan banjir di daerah pesisir dataran rendah, menurut Biro Meteorologi.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Narelle telah bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan 13 km per jam (7 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,6 meter (15 kaki), kata JTWC.
