Darilaut – Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2025, Prof. Dr. Eduart Wolok, mengatakan, peserta SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Hal ini merupakan kontribusi humas perguruan tinggi negeri (PTN). Artinya, sosialisasi dan promosi yang dilakukan mampu menggerakkan sekolah dan siswa mengikuti SNPMB 2025.
Dari data yang ada, peserta SNBP tahun ini sejumlah 776.515 siswa, sementara peserta SNBT 860.976 siswa yang menjadikan ”SNPMB sebagai salah satu pendaftaran mahasiswa baru serentak terbesar di dunia,” kata Prof. Eduart seperti dikutip dari laman unej.ac.id.
Dalam Evaluasi dan Pelaporan Teknis Kegiatan Humas PTN Akademik dan Vokasi pada Pelaksanaan SNPMB Tahun 2025, pada 9–11 Juli 2025 di Makassar, Eduart mengingatkan para peserta yang hadir agar tidak berpuas diri mengingat masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Pada penyelenggaraan SNBP masih ada sekolah yang telat mengisi data pada Pangkalan Data Dikti yang menyebabkan siswanya tak dapat mendaftar di jalur SNBP. Padahal panitia sudah mengalokasikan masa pendaftaran yang cukup.
Sementara di jalur SNBT, menurut Eduart, muncul modus kecurangan makin canggih, seperti menggunakan alat tertentu, usaha menyalin soal dari jarak jauh hingga model lama menggunakan joki. Bahkan ada kamera mini yang ditaruh di behel gigi.
Koordinator Humas SNPMB, Ismaini Zein, mengatakan, tantangan Humas PTN saat ini bagaimana menjadi sumber informasi SNPMB tepercaya bagi masyarakat, terutama melalui media sosial yang diisi banyak pihak yang juga membuat konten sejenis. Selain tentunya ”mampu menyampaikan informasi dan konten yang sesuai dengan Gen Z,” ujar Ismaini.
Saat sesi diskusi terdapat peserta yang mengusulkan agar panitia pusat SNPMB tahun 2026 tidak lagi memberikan perpanjangan pendaftaran pada jalur SNBP seperti yang terjadi sebelumnya. Pasalnya, ada Humas PTN mendapatkan kecaman karena dianggap tidak konsisten dan merugikan sekolah dan siswa yang tertib sejak awal.
Humas sebagai corong informasi dianggap tidak konsisten dengan aturan yang sebelumnya sudah disosialisasikan.
Konten Ekspedisi SNPMB Penonton Terbanyak
Dalam kegiatan yang dihadiri perwakilan humas PTN dari seluruh Indonesia menjadi ruang refleksi bersama atas peran kehumasan dalam mendukung pelaksanaan SNPMB, baik jalur prestasi maupun jalur tes.
Dalam pertemuan tersebut, UGM menerima apresiasi dari Tim Penanggung Jawab SNPMB sebagai pengelola video ekspedisi dengan jumlah penonton terbanyak dalam rangkaian kampanye SNPMB 2025.
Beberapa konten video yang ditayangkan di platform Instagram, Tiktok dan Youtube. Melansir ugm.ac.id, di platform Instagram, konten ekspedisi program studi (prodi) Fisika sudah ditonton 213 ribu orang, lalu prodi Biologi ditonton 255 ribu dan konten video prodi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol ditonton 238 ribu orang.
Selain itu, ada 6 perguruan tinggi lainnya yang mendapat penghargaan, diantaranya Politeknik Negeri Semarang mendapat Penghargaan untuk kategori produksi video ekspedisi terbanyak.
Lalu video ekspedisi dengan jumlah like terbanyak diraih oleh UNY, video ekspedisi dengan konsep terbaik diraih Universitas Sulawesi Barat.
Selanjutnya, untuk kategori video ekspedisi terinspiratif diraih oleh Institut Seni Budaya Bandung, video ekspedisi teredukatif diraih oleh Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan.
