Darilaut – Sebanyak 954 Jiwa atau 221 kepala keluarga terdampak kekeringan di Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Berdasarkan laporan sementara Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, hingga Senin (27/7), sebanyak 221 kepala keluarga (KK) atau 954 jiwa di empat desa terdampak krisis air bersih.
Wilayah terdampak di Desa Tongo sebanyak 104 KK atau 353 jiwa. Desa Pelita Hijau sebanyak 19 KK atau 62 jiwa. Desa Batu Hijau sebanyak 45 KK atau 386 jiwa, termasuk satu unit Sekolah Luar Biasa (SLB). Desa Uwabanga sebanyak 53 KK atau 153 jiwa.
BPBD Provinsi Gorontalo terus mengintensifkan penanganan bencana kekeringan yang melanda Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango.
Kekeringan dipicu oleh kondisi cuaca kering yang mulai melanda wilayah Bone Bolango. Wilayah tersebut telah masuk kategori areal agak kering akibat anomali iklim, sehingga menyebabkan sejumlah desa di Kecamatan Bone Pantai mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo, Moh. Tahir Laendeng, mengatakan, penanganan dilakukan secara cepat melalui koordinasi lintas sektor untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.




