Darilaut – Dewan Eksekutif Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) telah mengakui 20 stasiun pengamatan Centennial (100 tahun) yang baru, yang menyimpan catatan sejarah yang dapat diandalkan untuk melestarikan memori ilmiah masa lalu guna memahami masa kini dan mempersiapkan masa depan.
Ini merupakan tambahan dari 455 Stasiun Pengamatan Centennial (377 stasiun meteorologi, 63 stasiun hidrologi, dan 15 stasiun pengamatan laut) yang telah diakui secara resmi sejauh ini.
Dalam siaran pers WMO, melestarikan stasiun pengamatan jangka panjang, termasuk Stasiun Pengamatan Centennial, merupakan tanggung jawab pemerintah Anggota untuk “mempertahankan informasi iklim yang tak tergantikan untuk melayani kebutuhan generasi sekarang dan mendatang akan catatan iklim dan lingkungan berkualitas tinggi jangka panjang.”
Stasiun yang baru diakui tersebut meliputi: lima di Namibia, dua di Vietnam, lima di Portugal, empat di AS, tiga di Norwegia, dan satu di Prancis. Stasiun hidrologi Sungai Susquehanna tertua di AS berdiri sejak tahun 1786.
Pengamatan dari stasiun pengamatan jangka panjang dan platform lain (termasuk satelit, pelampung, kapal, pesawat terbang, dan sebagainya) merupakan masukan penting bagi model iklim yang digunakan para ilmuwan untuk memahami iklim dan menciptakan skenario perubahan iklim masa depan yang kredibel.
Mereka secara akurat mengukur seberapa besar peristiwa berdampak tinggi seperti gelombang panas yang intens atau curah hujan ekstrem berubah dalam hal kejadian, dan dengan demikian memungkinkan untuk mengevaluasi risiko dan menemukan solusi.
Selain menyediakan data yang konsisten selama beberapa dekade, banyak Stasiun Pengamatan Centennial juga berkontribusi pada sistem Pengawasan Cuaca Dunia WMO, memastikan bahwa data cuaca dibagikan ke seluruh dunia setiap hari.
Pemantauan iklim WMO dan laporan tahunan State of the Global Climate tidak akan mungkin dilakukan tanpa pengamatan jangka panjang dari stasiun cuaca di seluruh dunia.
Ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman kita tentang sistem iklim dan menginformasikan mekanisme internasional seperti Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim (UNFCCC).
