Darilaut – Sedikitnya 27 orang pekerja tewas di tambang emas di Peru selatan yang terbakar pada Jumat (5/5).
Mengutip Kantor Berita Nippon Hoso Kyokai (NHK) dan Associated Press (AP) kebakaran terjadi jauh di dalam tambang emas di Peru selatan dan menewaskan sedikitnya 27 pekerja selama shift malam.
Perusahaan pertambangan Yanaquihua mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa total 175 pekerja telah dievakuasi dengan aman setelah kecelakaan itu, yang terjadi Jumat malam atau Sabtu dini hari.
Pihak berwenang setempat mengatakan pada hari Minggu bahwa arus pendek memicu kobaran api sekitar 100 meter ke dalam tambang pada hari Sabtu di Yanaquihua, di wilayah selatan Arequipa.
Pihak berwenang mengatakan dua orang berhasil diselamatkan tetapi 27 orang telah dipastikan tewas. Para penambang rupanya terjebak dan diselimuti asap.
Gambar di media lokal menunjukkan kepulan asap keluar dari tambang. Keluarga para pekerja terlihat berkumpul di dekat pintu masuk mencari informasi tentang orang yang mereka cintai.
Peru adalah salah satu produsen sumber daya mineral terkemuka dan produsen tembaga terbesar kedua di dunia. Tetapi masalah keamanan telah mengganggu industri ini. Tahun lalu, 38 orang tewas dalam kecelakaan pertambangan di negara tersebut.
Kerabat penambang yang terjebak menunggu di luar tambang SERMIGOLD di Arequipa, Peru, Minggu, 7 Mei 2023.
Pejabat pemerintah mengatakan penyebab insiden itu sedang diselidiki. Beberapa laporan berita mengatakan penyelidikan awal menunjukkan ledakan mungkin dipicu oleh korsleting di bagian tambang sekitar 100 meter (330 kaki) di bawah permukaan.
Kerabat korban dibawa dengan bus ke tambang di Yanaquihua di wilayah Arequipa, di mana mereka diberi pengarahan oleh petugas keamanan. Beberapa duduk di depan poster di pintu masuk tambang untuk menunggu jenazah orang yang mereka cintai.
Distrik Fiskal Kementerian Publik Arequipa mengatakan para penyelidik sedang bekerja untuk mengklarifikasi apa yang terjadi.
“Selama penyelidikan, Kantor Kejaksaan akan menentukan penyebab peristiwa tragis tersebut dan tanggung jawab mereka yang terlibat,” kata pernyataan tersebut.
