Darilaut – Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengimplementasikan perangkat lunak inovatif LibQual Analyzer System v1.0.
Implementasi nyata dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah daerah ini dilaksanakan di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, pada Selasa (7/7).
Produk berbasis teknologi tepat guna ini merupakan hasil hilirisasi riset dari Laboratorium Simulasi dan Komputasi, Jurusan Teknik Industri.
Aplikasi yang dikembangkan oleh Nurfaisal Harun, selaku Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Ahli Pertama, bersama Dosen Teknik Industri UNG, Idham H. Lahay, resmi terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kementerian Hukum untuk jenis Pemrograman Komputer.
Merespons kebutuhan spesifik dan regulasi ketat yang dihadapi mitra daerah tersebut, Nurfaisal kemudian melakukan pengembangan lebih lanjut pada sistem ini dengan menyisipkan fitur kalkulasi Customer Satisfaction Index (CSI).
Integrasi metodologi ilmiah ke dalam aplikasi ini memberikan landasan akademis yang kuat dan akuntabel bagi dinas dalam mempertanggungjawabkan hasil evaluasi layanan kepada pemangku kepentingan.
Efisiensi Riset Laboratorium
Pengembangan aplikasi ini merupakan respons atas kebutuhan riil mahasiswa di laboratorium. Dalam metodologi penelitian berbasis kuesioner, mahasiswa seringkali menghadapi tantangan pada fasekrusial, yaitu pilot test menggunakan 30 sampel pertama untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen pertanyaan sebelum pengambilan data inti dilakukan.
“Secara akademik, fase pengujian instrumen ini wajib dilewati untuk memastikan alat ukur penelitian benar-benar valid secara statistik. Namun, proses kalkulasi manual yang cukup rumit sering kali memperpanjang durasi penyelesaian riset mahasiswa,” kata Nurfaisal.
Melalui peran fungsionalnya di laboratorium, Nurfaisal merancang LibQual Analyzer sebagai solusi praktis untuk memotong kerumitan prosedur tersebut. Dengan sistem otomasi pengolahan data primer ini, mahasiswa kini dapat melewati fase uji instrumen secara lebih cepat, presisi, dan terukur.
Melalui penandatangananPerjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Arrangement (IA) yang dilakukan oleh pihak Fakultas Teknik dan Program Studi S1 Teknik Industri UNG, aplikasi versi pengembangan (v1.0) ini kini resmi diadopsi sebagai alat bantu operasional dinas.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo menyampaikan bahwa kehadiran aplikasi ini sangat membantu staf di lapangan.
Struktur formula dan algoritma otomatisasi yang tertanam di dalam sistem dinilai mampu mereduksi potensi kesalahan input serta menyajikan data kepuasan masyarakat secara instan untuk keperluan standarisasi, pelaporan berkala, hingga akreditasi kelembagaan.
