Darilaut – Tim SAR (Search and Rescue) gabungan menemukan bangkai kapal KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Data sementara 113 orang telah dievakuasi.
Berdasarkan video Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, sebagian badan kapal tersebut dalam keadaan terbalik dan mengapung.
Tim Search and Rescue Udara (SRU) yang menggunakan Helikopter Dauphin HR-3601 berhasil mendeteksi dan menemukan lokasi bangkai kapal saat melakukan penyisiran visual dari udara di perairan Laut Jawa.
Penemuan ini menjadi titik terang penting dalam Operasi SAR KMP Virgo Transport 8. Hasil pemantauan dan titik koordinat temuan dari udara langsung diteruskan kepada Tim SAR Gabungan di laut (SRU Laut) untuk penanganan, penyisiran lanjutan, dan evakuasi di sekitar lokasi.
Tim SAR Gabungan terus bekerja secara optimal memanfaatkan alut laut dan udara demi mempercepat proses pencarian seluruh korban.
Pembaruan data, total Person On Board (POB) atau jumlah orang di atas kapal tercatat sebanyak 240 orang. Terdiri atas 210 penumpang dan 30 awak kapal.
Data sementara, sebanyak 113 orang telah dievakuasi. Dari 113 orang yang dievakuasi, 6 meninggal dunia dan 1 cedera berat.
Hingga Minggu (13/9) malam 127 orang di atas kapal masih dalam pencarian.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengataka seluruh unsur Tim SAR Gabungan terus bergerak maksimal dan bersinergi dalam pelaksanaan operasi pencarian serta evakuasi korban KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.
Kepala Basarnas menekankan bahwa keselamatan serta penanganan medis bagi para survivor yang telah dievakuasi menjadi prioritas utama.
Operasi penyisiran terus diintensifkan, baik melalui jalur laut maupun pemantauan udara, dengan mengoptimalkan seluruh potensi armada dan alut pertolongan yang dikerahkan ke lokasi kejadian.
”Ada kapal yang sudah membantu evakuasi,” kata Kepala Basarnas.
Kapal TB Mauhaw IX menyelamatkan 16 orang. Data sementara 14 orban selamat, 1 cedera berat, dan 1 meninggal dunia. Kemudian, kapal TB TCP mengevakuasi 6 orang, 1 selamat dan 5 meninggal dunia.
Selajutnya, kapal MV Haida mengevakuasi 69 orang, dalam kondisi selamat, dan KM Cahaya Bahari mengevakuasi 22 orang dalam keadaan selamat.
Kerahkan KRI dan Pesawat Udara
Untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan terhadap KMP Virgo Transport 8 yang mengalami musibah di perairan Laut Jawa, TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI dan pesawat udara.
Dalam operasi tersebut, TNI AL mengerahkan KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Nala-363, KRI Pulau Fani-732, KRI Canopus-936, KAL Kumai II-13-51, serta pesawat CN-235 MPA P-8301, Helly AS 365 N3+ dan Helly Panther.
Unsur-unsur tersebut bersinergi dengan Kantor SAR Banjarmasin, KSOP, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Distrik Navigasi, Pelindo, dan Lanal Banjarmasin.
Proses pencarian terhadap korban lainnya masih terus berlangsung dengan mengoptimalkan penyisiran laut dan dukungan pemantauan udara oleh unsur TNI AL dan SAR gabungan.
Operasi SAR turut dipantau langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Kepala Basarnas, serta jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan, termasuk Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra.
