Darilaut – Topan (typhoon) Kajiki yang terletak di Laut Cina Selatan mulai mendekati Pulau Hainan, Cina, dan Vitnam, pada Minggu (24/8).
Sistem ini dengan cepat berkembang dari depresi tropis menjadi badai tropis (Tropical Storm) pada Sabtu (23/8) siang dan sore hari menguat menjadi badai tropis parah (Severe Tropical Storm).
Kajiki terletak 602 km di timur laut Da Nang, Vietnam, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).
Selama 6 jam terakhir, sstem ini telah bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 26 km per jam (14 knot).
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 7 meter (23 kaki), kata JTWC.
Kajiki diperkirakan akan bergerak ke arah barat dan akan melintasi selatan Pulau Hainan.
Badai Kajiki diperkirakan akan terus menguat secara bertahap hingga mencapai intensitas puncak 140 km per jam (75 knot).
Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan Kajiki akan bergerak secara umum ke selatan Pulau Hainan hari ini.
Hujan badai dan badai petir sesekali akan terjadi di sepanjang Laut Cina Selatan bagian utara dan pantai Guangdong, dengan gelombang laut yang besar.
Kajiki adalah topan Jepang nomor 13. Topan ini dengan kekuatan siklon tropis yang berkembang ekstrem, bergerak ke barat dengan kecepatan 20 km per (10 knot), menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA).
Tekanan udara pada pusatnya 980 hPa (hektopaskal), kata JMA.
Kajiki mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 30 meter per detik (55 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 40 meter per detik (80 knot).
Area badai, menurut JMA, dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di seluruh area 75 km (40 NM) dan area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di seluruh area 280 km (150 NM).
