Darilaut – Lingkaran Topan (Typhoon) Khanun hampir tidak bergerak di Laut Cina Timur, pada Kamis (3/8) menyebabkan gangguan di Taiwan, Okinawa dan Zhejiang berupa transportasi dan pemadaman listrik. Lingkaran topan yang bergerak sangat lambat itu diperkirakan akan bertahan hingga Jumat (4/8).
Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) menginformasikan Kamis pukul 19.45 waktu setempat Khanun masih tetap berskala besar dengan kekuatan angin topan yang sangat kuat.
Arah perjalanan hampir tidak bergerak, tekanan udara pusat 940 hPa (hektopaskal), kata JMA.
Menurut Observatorium Hong Kong, pada Kamis pukul 19.00, Topan Khanun berpusat sekitar 330 kilometer sebelah barat Okinawa.
Diperkirakan akan bergerak perlahan ke timur-timur laut dan bergerak lambat di Laut Cina Timur, kata Observatorium.
Kantor berita CNA melaporkan Administrasi Meteorologi Pusat mengatakan bahwa Topan Khanun diperkirakan akan semakin dekat ke Taiwan pada Kamis malam hingga Jumat dini hari. Sistem ini membawa angin kencang dan hujan lebat secara bertahap.
Operator kereta, feri, dan penerbangan di seluruh Taiwan melakukan pembatalan pada Kamis karena mendekatnya Topan Khanun.
Administrasi Perkeretaapian Taiwan (TRA) mengumumkan bahwa mereka telah menangguhkan sebagian layanan kereta api di jalur cabang Pingxi dan Shenao di Taiwan utara untuk Kamis karena hujan lebat dan bebatuan berjatuhan.
Kamis siang sebanyak 71 penerbangan domestik dan 46 penerbangan internasional dan lintas selat telah dibatalkan, sementara 14 penerbangan domestik ditunda, menurut Administrasi Penerbangan Sipil.
Selain itu, China Airlines, EVA Airways, Starlux Airlines dan Tigerair Taiwan semuanya mengumumkan penundaan penerbangan antara Taiwan dan Prefektur Okinawa Jepang pada hari Kamis.
Mandarin Airlines dan UNI Airways telah membatalkan hampir semua penerbangan domestik mereka untuk Kamis sore, termasuk lima layanan antara Taiwan dan Penghu, yang mempengaruhi 1.126 penumpang, menurut operator Bandara Penghu.
Sebanyak 42 layanan feri pada 10 rute dibatalkan pada hari Kamis, termasuk delapan antara Taiwan dan pulau-pulau terluarnya, dan dua antara China dan Taiwan, menurut Biro Maritim dan Pelabuhan. Pembatalan ini akan berlangsung hingga Jumat.
Sebanyak 13.577 rumah tanpa aliran listrik saat Khanun mendekat.
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, Kamis, mengatakan telah mengarahkan pihak berwenang untuk tetap waspada terhadap bahaya Topan Khanun, mendesak masyarakat untuk menahan diri dari hiking, memancing, dan kegiatan pantai lainnya.
Presiden mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas seperti mengamati ombak di sepanjang pantai, memancing, dan mendaki selama periode ini karena topan paling dekat ke bagian utara Taiwan antara Kamis dan Jumat.
Nippon Hoso Kyokai (NHK) melaporkan pejabat cuaca Jepang terus mengimbau orang-orang di Prefektur Okinawa untuk waspada saat Topan Khanun mendekati Pulau Miyakojima di kawasan itu.
Topan tersebut telah menyebabkan dua orang tewas dan lebih dari 60 lainnya terluka di prefektur tersebut. Para pejabat menyerukan kehati-hatian terhadap gelombang tinggi dan gelombang badai.
Topan Khanun juga memicu pemadaman listrik yang parah. Pejabat mengatakan pada Kamis sore bahwa sekitar 20 persen rumah tangga di Okinawa tanpa listrik.
Di Kota Naha, lebih dari 260 lampu lalu lintas untuk sementara tidak berfungsi dengan baik, mendorong polisi untuk memandu kendaraan dan pejalan kaki.
Setidaknya 314 penerbangan dan lebih dari 40.000 penumpang diperkirakan akan terpengaruh.
Kantor berita Xinhua melaporkan Markas Besar Pengendalian Banjir dan Bantuan Kekeringan Negara telah mengaktifkan tanggap darurat tingkat IV terhadap Topan Khanun dan mengirim tim kerja ke Provinsi Zhejiang, Cina timur.
Banjir di DAS Haihe berkembang menuju bagian tengah dan bawah, dengan tekanan yang cukup besar pada saluran air dan bendungan.
Mengingat situasi yang merugikan ini, kantor pusat dan kementerian mendesak upaya terbaik untuk bersiap menghadapi hujan lebat di timur laut, memantau dengan cermat perkembangan Topan Khanun dan bersiap dengan baik.
Otoritas maritim Zhejiang telah meningkatkan patroli keselamatan dan secara aktif menjangkau kapal-kapal yang berlindung, menasihati mereka untuk mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.
Sumber: Japan Meteorological Agency/JMA, Hong Kong Observatory, Cna.com.tw, Focustaiwan.tw, Nippon Hoso Kyokai (NHK), dan Xinhua (English.news.cn)
