Topan Pulasan Melemah Menjadi Depresi Tropis Setelah Dua Kali Mendarat di Cina Timur

Badai tropis (Tropical Storm) Pulasan setelah mendarat di Cina Timur, Kamis (19/9) sore dan malam. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan (typhoon) Pulasan telah melemah menjadi depresi tropis setelah dua kali mendarat di Cina Timur, Kamis (19/9) sore dan malam.

Melansir Xinhua, pendaratan pertama di Provinsi Zhejiang. Selanjutnya, Pulasan menghantam Distrik Fengxian di Shanghai Kamis pukul 21.45 waktu setempat.

Selama enam jam terakhir, menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC), Pulasan terletak 91 km tenggara Shanghai, dan telah bergerak ke barat laut dengan kecepatan 24 km per jam (13 knot).

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 5,5 meter (18 feet).

Setelah mendarat, Badai tropis (Tropical Storm) Pulasan diperkirakan akan keluar dari daratan Cina. Sistem ini akan Kembali ke laut dan berakselerasi di jalur timur-timur laut, mengalami tahap awal transisi ekstratropis dan frontogenesis.

Sistem ini akan memperoleh karakteristik terendah Shanghai karena transisi ekstratropis berlanjut selama 36 jam ke depan.

Pulasan diperkirakan akan bergerak melalui Selat Korea, mungkin akan kembali mendarat di dekat Jepang.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) dalam buletin informasi yang dikeluarkan Jumat (20/9) pukul 03.45, mengatakan, Pulasan dengan kekuatan siklon tropis yang berkembang.

Sistem ini dengan kecepatan 30 km per jam (16 knot) dan bergerak ke barat barat-laut.

Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di timur laut 390 km (210NM) dan barat daya 220 km (120 NM).

Seperti jalnya JTWC, prediksi Badan Meteorologi Jepang sistem akan bergerak utara barat-laut dan kembali ke pantai dan laut, selanjutnya mengarah ke timur timur-laut.

Trek lintasan Badan Meteorologi Jepang memperkirakan beberapa hari ke depan Pulasan akan mendarat di Korea Selatan atau Selat Korea dan masuk ke Laut Jepang.

Exit mobile version