Darilaut – Topan Super (Super Typhoon) Ragasa yang melintasi wilayah Hong Kong, pada Selasa (23/9) dan Rabu (24/9) menumbangkan ratusan pohon dan menyebabkan 12 kejadian banjir.
Otoritas Departemen Dalam Negeri Hong Kong dalam siaran pers yang dikeluarkan Rabu pukul 11.49 waktu setempat menyebutkan mengenai laporan pohon tumbang, Pusat Panggilan 1823 Pemerintah, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Dinas Layanan Rekreasi dan Kebudayaan masing-masing telah menerima 141 laporan, 208 laporan, dan satu laporan hingga pukul 11.00.
Selain itu, hingga pukul 11.00, Dinas Teknik Sipil dan Pembangunan telah menerima satu laporan tanah longsor, sementara Dinas Layanan Drainase telah menerima 12 laporan banjir.
Hingga pukul 10.00, Departemen Dalam Negeri telah membuka 50 tempat penampungan sementara di berbagai distrik dan 791 orang telah mengungsi di tempat penampungan tersebut.
Selama periode topan, otoritas Rumah Sakit, hingga pukul 11.00, menerima perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit umum 56 orang (32 laki-laki dan 24 perempuan).
Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan hingga Rabu siang Sinyal Badai No. 10 masih berlaku. Artinya kecepatan angin rata-rata di Hong Kong adalah 118 kilometer per jam atau lebih.
Pada Pukul 12.00, menurut HKO, topan super Ragasa bergerak sekitar 160 kilometer barat daya Hong Kong. Topan ini diperkirakan bergerak ke arah barat atau barat laut dengan kecepatan sekitar 22 kilometer per jam, mendekati pantai barat Guangdong.
Meskipun topan secara bertahap menjauh dari Hong Kong, kata HKO, badai yang menyertainya masih sesekali memengaruhi wilayah barat daya.
Angin diperkirakan akan berangsur-angsur bergeser ke tenggara Hong Kong. Warga diimbau untuk tetap waspada, tetap berada di area terlindung, dan mewaspadai angin kencang yang merusak.
Cuaca di Hong Kong akan tetap buruk hari ini, dengan seringnya badai, hujan lebat, dan badai petir.
Gelombang laut sangat tinggi akan terjadi, dan ombak yang melampaui batas terjadi di dekat pantai, terutama di sepanjang pantai timur dan selatan.
Warga diimbau untuk menjauh dari pantai dan menghindari semua aktivitas air, kata HKO.
Topan Ragasa membawa gelombang badai yang signifikan ke Hong Kong. Ketinggian air di sepanjang pantai umumnya naik hingga 3,4 meter atau di atas batas ketinggian air pada Rabu pagi.
Dalam satu jam terakhir, Ngong Ping, Cheung Chau dan Tap Mun mencatat kecepatan angin maksimum berkelanjutan masing-masing sebesar 153, 124 dan 111 kilometer per jam, dengan hembusan maksimum masing-masing melebihi 184, 148 dan 142 kilometer per jam.
