Darilaut – Topan (typhoon) Usagi telah melemah menjadi badai tropis parah (Severe Tropical Storm) saat melintasi Selat Luzon atau selatan barat daya Taiwan, pada Jumat (15/11) sore. Namun, kewaspadaan tetap diberlakukan menjelang dan ketika pendaratan di Taiwan.
Menurut JTWC setelah mendarat sistem akan bergerak di atas medan pegunungan Taiwan. Sistem ini membawa angin kencang, hujan lebat dan gelombang tinggi.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 9,1 meter (30 feet), kata Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC).
Usagi dengan nama Filipina “Ofel” menurut PAGASA (Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration – Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina), semakin melemah dan dapat mendarat di pantai barat daya Taiwan pada Sabtu (16/11).
Kemudian akan melintasi medan terjal Taiwan sebelum muncul di atas laut timur Taiwan pada hari Minggu (17/11).
Melansir Focustaiwan.tw, Central Weather Administration (CWA) Taiwan tetap memberlakukan peringatan darat di empat bagian selatan Taiwan.
CWA meminta penduduk Kaohsiung, Kabupaten Pingtung, Kabupaten Taitung dan Semenanjung Hengchun untuk tetap waspada terhadap badai, bahkan jika intensitasnya diperkirakan akan terus melemah.
Sementara itu, kapal-kapal yang beroperasi di perairan selatan Selat Taiwan, di lepas pantai tenggara Taiwan, di Selat Bashi, dan di sekitar Kepulauan Pratas di barat daya Taiwan juga harus melanjutkan dengan hati-hati.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan Usagi dengan kekuatan siklon tropis yang berkembang ekstrem mengarah utara barat-laut dengan kecepatan 15 km per jam (7 knot).
Tekanan udara pada pusatnya 992 hPa (hektopaskal).
Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di timur 220 km (120 NM) dan barat 185 km (100 NM).
