Topan Wipha Menuju Teluk Tonkin Setelah Pendaratan Kedua di Pulau Hailing

Topan (Typhoon) di pesisir Cina Selatan, Senin (21/7). GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan (Typhoon) Wipha saat ini menuju Teluk Tonkin (Beibu Wan), setelah pendatatan kedua di dekat Pulau Hailing di Yangjiang, Provinsi Guangdong.

Wipha yang telah melemah menjadi badai tropis (Tropical Storm) sedang memengaruhi wilayah pesisir Guangdong dan bagian utara Laut Cina Selatan.

Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan Wipha pukul 05.00 waktu setemat, pusat badai berada sekitar 400 kilometer barat daya Hong Kong.

Badai diperkirakan bergerak ke barat daya dengan kecepatan sekitar 14 kilometer per jam melintasi Semenanjung Leizhou dan menuju Beibu Wan, kata Observatorium.

Kondisi cuaca di Hong Kong hari ini hujan dan badai petir, dan terkadang hujan deras. Gelombang pasang masih akan terjadi. Observatorium mengimbau agar masyarakat menjauh dari garis pantai dan tidak melakukan olahraga air.

Menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC) mengatakan selama 6 jam terakhir Wipha terletak 359 km di barat daya Hong Kong, dan telah bergerak ke arah barat dengan kecepatan 19 km per jam (10 knot).

Wipha akan mencapai ujung timur laut Teluk Tonkin dalam beberapa jam ke depan, kata JTWC, kemudian mulai melambat seiring dengan runtuhnya punggungan di utara sebelum melewati palung tingkat atas.

Setelah memasuki Teluk Tonkin, sistem ini akan menghabiskan sekitar 24 hingga 30 jam di atas air sebelum mencapai delta Sungai Merah di tenggara Hanoi, Vietnam, dalam waktu sekitar 36 jam.

Dengan hanya beberapa jam tersisa di darat, kemungkinan besar intensitasnya saat ini akan dipertahankan setelah Kembali di atas air.

Dengan suhu permukaan laut melebihi 31°C di beberapa Lokasi, kemungkinan sistem akan menguat, setidaknya hingga mencapai kekuatan badai tropis tingkat tinggi dan berpotensi kembali ke kekuatan topan sebelum mencapai daratan di Vietnam.

Satu-satunya hambatan potensial adalah geseran timur laut yang moderat dan seberapa cepat konveksi dapat membentuk kembali dan menangkal geseran tersebut.

Setelah sistem bergerak ke daratan di Vietnam, sistem akan melemah dan menghilang dengan cepat di Laos utara dalam 3 hari.

Mendarat Kedua Kali

Melansir Xinhua Topan Wipha mendarat untuk kedua kalinya di dekat Pulau Hailing di Yangjiang, Provinsi Guangdong, Cina Selatan, sekitar pada Minggu (20/7) pukul 20.15 malam, waktu setempat.

Sebelumnya pada hari Minggu sekitar pukul 17.50, Wipha pertama kali mendarat di dekat Haiyan, Kota Jiangmen, Guangdong, dengan kecepatan angin maksimum 33 meter per detik di dekat pusatnya.

Exit mobile version