Darilaut – Gempa berkekuatan Magnitudo (M)7,6 di Laut Maluku pada Kamis (2/4) pagi mangakibatkan tsunami hingga Bumbulan Kabupaten Pohowato, Gorontalo dan Kabupaten Kepulauan Sitaro Sulawesi Utara.
Bumbulan yang berada di pesisir Teluk Tomini tsunami terdeteksi 0,13m pada pukul 06.50WIB, sedangkan di Kepulauan Siatro terdeteksi 0.19m pukul 06.15WIB.
Adapun gempa yang berada di dekat Pulau Batang Dua, Maluku Utara itu terjadi pukul 05.48.14 WIB.
Pemutakhiran Peringatan Dini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan tsunami akibat gempa dengan kekuatan M7,6, Lokasi 29 km tenggara Bitung, telah terdeteksi di sejumlah lokasi.
Tsunami yang terdeteksi di Belang 0,68m Kamis pukul 06.36 WIB, Bitung 0,20m pukul 06.15 WIB, Bumbulan 0.13m pukul 06.50 WIB), Gita 0.24m pukul 06.12 WIB, Halmahera Barat 0,30m pukul 06.08 WIB, Kedi 0,15m pukul 06.15 WIB, Minahasa Utara 0,75m pukul 06.18 WIB, Sidangoli 0,35m pukul 06.16WIB dan Sitaro 0,19m pukul (06:15WIB).
Getaran gempa dirasakan di 3 provinsi: Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo.
Menurut BMKG gempa bumi ini dirasakan di Kota di Ternate dengan intensitas V-VI MMI (Modified Mercalli Intensity). Getaran gempa ini dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.
Ibu dengan intensitas V MMI, getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun), Manado dengan intensitas IV-V MMI, getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun.
Gorontalo Bone Bolango, Gorontalo Utara dengan intensitas III MMI, Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu, Kabupaten Boalemo dan Pohuwato dengan intensitas II-III MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
