Darilaut – Setelah menghantam Kepulauan Mariana Utara dan Guam, Topan Super (Super Typhoon) Bavi diperkirakan mengarah ke timur taiwan, selatan Jepang dan pantai Timur Cina.
Saat ini Bavi berada di Laut Filipina, Samudra Pasifik bagian barat, pada Selasa (7/7) pagi,
Menurut Observatorium Hong Kong (HKO) Siklon Tropis Bavi akan bergerak menuju perairan di sebelah timur Taiwan dalam beberapa hari ke depan, dan kemudian mendekati pantai timur Tiongkok.
Kecepatan angin maksimum berkelanjutan di dekat pusat 60 meter per detik, kata Badan Meteorologi Pusat (CWA) Taiwan, dengan embusan angin 75 meter per detik.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 18,3 meter (60 kaki), kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).
Menurut JTWC Bavi telah bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 30 km per jam (16 knot) selama 6 jam terakhir.
JTWC memperkirakan lintasan Bavi akan tetap berada di barat laut selama 36 jam ke depan.
Lintasan ini membawa pusat Bavi tepat di timur laut Taiwan setelah 4 hari sebelum mendarat di Tiongkok timur.
Bavi diperkirakan akan mempertahankan intensitasnya saat ini sebesar 250 km per jam (135 knot) selama 24 jam ke depan dalam lingkungan suhu permukaan laut yang hangat. Sistem tersebut akan mengalami siklus penggantian dinding mata (inti) badai.



