UMKM di Kota Gorontalo Dapat Meningkatkan Perekonomian dan Mendukung Pengendalian Inflasi

Salah satu produk UMKM di Kota Gorontalo. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Gorontalo diharapkan terus bertumbuh dan dapat meningkatkan perekonomian.

Selain meningkatkan perekonomian negara khususnya perekonomian di Kota Gorontalo, salah satu  peran UMKM dapat mendukung program pengendalian inflasi.

Penjabat (Pj) Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, mengatakan pemerintah kota melalui Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM melaksanakan kegiatan peningkatan perekonomian untuk mendukung program pengendalian inflasi di Kota Gorontalo.

Salah satunya melalui UMKM Fest. UMKM Fest diikuti sebanyak 100 UMKM yang tersebar di 50 kelurahan dan memiliki berbagai jenis usaha.

“Usaha itu antara lain olahan pangan, kuliner, kerajinan dan lain lain,” kata Ismail, yang merupakan binaan langsung Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM.

Dinas terkait, kata Ismail, juga membuka pelayanan bagi pelaku usaha mikro dan masyarakat pada umumnya dalam hal pengurusan NIB (Nomor Induk Berusaha), rekomendasi pendaftaran merek, pelayanan pajak daerah, pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan dan lain-lain.

Kegiatan Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM ini berlangsung di Rumah Adat Dulohupa, pada Kamis (14/11) dan Jumat (15/11).

Kegiatan tersebut mengambil tema ”Growth Hacking UMKM Menuju Kota Gorontalo Emas”.

Ismail mengatakan kegiatan UMKM Fest ini adalah pemberdayaan dan peningkatan pengembangan UMKM yang merupakan program kegiatan pemerintah daerah berdasarkan rencana kerja anggaran Disnaker Koperasi dan UKM Kota Gorontalo.

Ismail berharap UMKM di Kota Gorontalo dapat semakin maju dan berkembang. Masyarakat, dunia usaha, dan elemen yang lain diharapkan pula dapat mendukung dan memajukan UMKM di Kota Gorontalo.

UMKM Fest

Kegiatan UMKM Fest yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Gorontalo secara resmi ditutup pada Jumat (15/11).

Staf ahli Wali Kota Gorontalo, Abdul Hafiz Daud, mengatakan ada beberapa item acara yang digelar pada UMKM Fest tahun ini, antara lain sosialisasi pengembangan usaha mikro dari stakeholder terkait, seperti Bank Indonesia, Pegadaian, dan Sponsor lainnya.

Kegiatan lainnya seperti lomba memasak dan fashion show dan juga penilaian booth pameran. Untuk penilaian booth itu terdiri dari pendapatan terbanyak dan transaksi non tunai melalui QRIS, juga doorprize.

Exit mobile version