UNG Canangkan Zona Integritas, Rektor: Kami Berkomitmen Memberikan Pelayanan Profesional

Pencanangan Zona Integritas di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo, pada Selasa (12/11). FOTO: NOVITA J. KIRAMAN

Darilaut – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi mencanangkan Zona Integritas (ZI), pada Selasa, (12/11). Hal ini sebagai bentuk komitmen menjadikan kampus yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Pencanangan berlangsung di ballroom Hotel Damhil UNG dihadiri pimpinan universitas, dekan, dosen, tenaga kependidikan. Selain itu, turut dihadiri oleh Kejaksaan Tinggi Gorontalo serta Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo.

Acara pencanangan ini menandai komitmen UNG dalam menciptakan lingkungan akademis yang berintegritas dan berwawasan anti korupsi.

Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Eduart Wolok menjelaskan pentingnya penerapan Zona Integritas di institusi pendidikan tinggi.

“Zona integritas ini adalah langkah konkret untuk membangun tata kelola universitas yang bersih dan akuntabel,” ujar Eduart.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan publik yang profesional dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.”

Lebih lanjut, Eduart mengatakan, Zona Integritas ini akan ditindaklanjuti di seluruh unit lingkungan Universitas Negeri Gorontalo, agar dapat mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dengan baik. Apalagi saat ini kita menyongsong era pemerintahan baru.

Program Zona Integritas di UNG merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah untuk memberantas korupsi di sektor pelayanan publik.

Sebagai perguruan tinggi, UNG ingin menjadi pionir dalam membentuk budaya integritas di kalangan civitas academica.

Salah satu program utama dalam Zona Integritas ini adalah pencegahan korupsi melalui pengawasan ketat terhadap proses administrasi akademik dan non akademik.

Pencanangan Zona Integritas di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo, pada Selasa (12/11). FOTO: NOVITA J. KIRAMAN

Dalam acara tersebut, Eduart mengajak seluruh pimpinan fakultas dan dosen untuk berperan aktif dalam mewujudkan zona yang bebas dari praktik curang.

Melalui Zona Integritas kampus UNG menjadi contoh bagi institusi lain di Gorontalo. Sebagai langkah awal, UNG akan membentuk tim pengawasan internal untuk mengawal pelaksanaan Zona Integritas di berbagai unit kerja kampus.

Tim ini nantinya akan bertugas memastikan tidak ada penyelewengan dalam penggunaan anggaran, penerimaan mahasiswa baru, serta layanan akademik dan administrasi lainnya.

Mohamad Ali Akbar dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, mengatakan, terdapat tiga fokus sasaran Zona Integritas yakni integritas, pelayanan publik prima, dan kapabilitas.

Selain itu, terdapat enam area perubahan dari Zona Integritas yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Harapannya, pencanangan Zona Integritas ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap UNG sebagai kampus yang menjunjung tinggi nilai integritas.

Dengan terlaksananya pencanangan ini, UNG semakin mantap melangkah menuju lingkungan kampus yang bersih dan bebas dari segala bentuk penyimpangan, serta berkomitmen untuk menciptakan pelayanan publik yang berintegritas. (Novita J. Kiraman)

Exit mobile version