Pelaksanaan wisuda dengan meraih gelar akademik, kata Rektor, bukanlah proses akhir dari perjuangan. Namun momen wisuda merupakan proses awal untuk bagaimana bertransformasi, dari seseorang yang dianggap berilmu dibadingkan dengan sebelumnya.
“Keilmuan dan gelar yang dimiliki wisudawan UNG hari ini, harus ditandai dengan semakin baik implementasi dari keilmuan tersebut. Bukan untuk menjadikan diri sombong apalagi pongah dengan gelar yang dimiliki,” ujar Rektor.
Menurut Rektor keberhasilan memperoleh gelar akademik, justru harus menyadarkan setiap wisudawan UNG bahwa belajar tidaklah mengenal kata akhir. Karenanya yang sebenarnya setelah momen kebijaksanaan, para lulusan akan masuk pada fase pembelajaran yang sesungguhnya yaitu pembelajaran dalam kehidupan.
Tidak ada yang menjamin bahwa gelar yang diperoleh akan menjadi jaminan keberhasilan seseorang. Namun yang pasti dengan gelar akademik ini, akan menjadi modal besar untuk lebih sukses di masa depan, ujar Rektor.
Rektor mengatakan untuk mencapai kesuksesan akan ditentukan oleh banyak faktor pendukung, bukan hanya gelar semata tetapi juga skill individu yang dimiliki dapat memberikan nilai diferensial dalam kehidupan bermasyarakat.
“Namun jika ditanya kepada saya apa syarat sukses yang utama, yakni bahagiakan kedua orang tua kalian, minta doa dan restu mereka, insyaallah kesuksesan akan menandi di depan kalian,” kata Rektor.




