World Cleanup Day, Jutaan Warga Aksi Bersih Sampah

Ilustrasi sampah plastik di pinggir pantai. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – World Cleanup Day (WCD) Indonesia kembali hadir sebagai kegiatan tahunan bersih-bersih dan memilah sampah secara serentak di seluruh Indonesia.

Tahun ini WCD Indonesia melibatkan lebih dari 2 juta relawan. Kegiatan ini juga diadakan oleh 180 lebih negara di dunia.

Kegiatan WCD Indonesia 2020 ini mendapatkan dukungan yang baik dari pemerintah Indonesia, terutama dengan keluarnya surat dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Selain itu KLHK juga meminta seluruh gubernur, bupati dan walikota di daerah mendukung aksi ini. Tidak hanya dukungan surat, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, juga mengeluarkan radiogram kepada seluruh kepala daerah yang meminta peranan dukungan mereka.

“Mohon peranan gubernur, bupati, walikota untuk mendukung pelaksanaan kegiatan World Cleanup Day tersebut dengan mendorong masyarakat dengan melaksanakan aksi cleanup dan pilah sampah dari rumah secara serentak di daerah,” tulis Siti dalam radiogramnya.

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia tidak menghentikan terlaksananya kegiatan bersih-bersih terbesar ini. Beberapa negara melakukan kampanye yang berbeda, seperti digital cleanup, individual cleanup dan regular cleanup.

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 (PSLB3), Rosa Vivien Ratnawati, mengatakan, WCD Indonesia 2020 dilakukan khusus di zona covid resiko rendah dengan aksi utama individual cleanup yaitu masyarakat diajak terlibat untuk ikut aksi cleanup dan pilah sampah dari rumah selama 7 hari (13-19 September 2020).

Menurut Rosa, kegiatan WCD pada tahun ini berfokus pada “Pilah Sampah dari Rumah”. Hingga Sabtu (19/9) siang sudah lebih dari 2 juta relawan yang terdata yang melaporkan kegiatan WCD di daerahnya.

Pada tahun 2022, Indonesia akan menjadi tuan rumah kegiatan WCD dan prinsipnya pemerintah sangat mendukung.

“Kita harus menyampaikan ke dunia tentang pembelajaran-pembelajaran yang baik dan sukses dari Partisipasi Publik di Indonesia ke Dunia dalam konteks tersebut, sehingga dunia tahu bahwa kekuatan partisipasi publik di Indonesia dapat menjadi contoh-contoh bagi negara lainnya. Harapannya Indonesia kembali menjadi yang terdepan bagi kegiatan ini di dunia,” ujar Rosa Vivien.*

Exit mobile version