Darilaut – Lokasi riset The Partnership for Australia-Indonesia Research atau Kemitraan untuk Penelitian Australia-Indonesia (PAIR) di Provinsi Gorontalo berada di Desa Biluhu, Kabupaten Gorontalo.
Setelah melakukan kunjungan ke Universitas Negeri Gorontalo (UNG), pada Selasa (12/8) lalu, tim PAIR bersama Konsulat Jenderal Australia di Makassar melaksanakan visitasi lapangan ke Desa Biluhu.
Dengan didampingi peneliti UNG, tim PAIR melaksanakan kunjungan lapangan ke Desa Biluhu.
Visitasi ini dilakukan di Puskesmas Desa Biluhu yang menjadi lokasi utama riset kolaborasi terkait tema perubahan iklim dan masyarakat pesisir.
Koordinator Riset PAIR The Australia-Indonesia Centre, Dr. Hasnawati Saleh, mengatakan bahwa Desa Biluhu dipilih sebagai lokasi riset karena merupakan wilayah pesisir yang relevan dengan fokus penelitian, yakni transisi energi menuju net zero di fasilitas kesehatan.
Fasilitas kesehatan merupakan salah satu prioritas dalam mewujudkan energi net zero. Diharapkan riset tersebut dapat memberikan dampak positif bagi desa.
Peneliti UNG untuk program PAIR, Prof. Dr. Femy Sahami, menjelaskan pentingnya dukungan dari pemerintah desa maupun masyarakat setempat dalam pelaksanaan program penelitian ini.
Menurut Prof. Femy, riset kolaboratif dengan PAIR tidak hanya menghasilkan kajian akademik, tetapi juga solusi nyata yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.




