Darilaut – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengungkap faktor-faktor utama yang memengaruhi tingkat kemiskinan anak di Indonesia melalui sebuah penelitian yang dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi.
Dosen UNG tersebut masing-masing Dr. Irawati Abdul, bersama Yusrin S. Hasan dan Fitri Hadi Yulia Akib, dengan penelitian berjudul “Monetary Child Poverty Analysis in Indonesia: Empirical Evidence with Panel Data”.
Hasil penelitian ini dimuat dalam International Journal of Economics Development Research, Volume 5 Nomor 5 Tahun 2024.
Studi ini menganalisis kemiskinan anak secara moneter di 34 provinsi di Indonesia pada periode 2019 – 2022 dengan menggunakan pendekatan panel data dan Fixed Effect Model (FEM).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan anak, yakni kepemilikan akta kelahiran, penggunaan internet untuk sekolah, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi daerah, serta tingkat partisipasi angkatan kerja.
Dr. Irawati Abdul menjelaskan bahwa kepemilikan akta kelahiran menjadi faktor penting dalam menurunkan risiko kemiskinan anak. Anak yang memiliki identitas resmi lebih mudah mengakses layanan publik, pendidikan, kesehatan, serta berbagai program perlindungan sosial dari pemerintah.




