Rabu, April 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mendekati Tokyo Badai Sepat Melemah Menjadi Depresi Tropis

redaksi
25 Juni 2025
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Sepat Terbentuk di Utara Barat Laut Kepulauan Mariana Utara

Badai Tropis (Tropical Storm) Sepat, di Samudra Pasifik barat, pada Senin (23/6). GAMBAR: JMA

Darilaut – Badai tropis  (tropical storm)  Sepat yang bergerak mendekati Jepang telah melemah menjadi depresi tropis (tropical depression), pada Rabu (25/6).

Sistem berada di Selatan Tokyo dan akan tetap berada di laut sebelum berbelok ke utara timur laut.

Menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC) Sepat terletak 289 km selatan Yokosuka, dan telah bergerak ke utara dengan kecepatan 13 km per jam (7 knot).

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 3,7 meter (12 kaki).

Sepat akan terus bergerak ke utara di bawah pengaruh punggungan subtropis selama 12 jam ke depan.

Sistem ini, menurut JTWC, akan memulai transisi ekstratropis dalam 12 hingga 24 jam setelah melewati suhu permukaan laut yang dingin.

Selanjutnya, sistem akan bergerak ke arah timur laut selama sisa periode prakiraan.

Sistem akan menjadi sepenuhnya ekstratropis dalam 36 jam ke depan karena baroklinik dan inti dingin. Intensitas sistem diperkirakan 45–55 km per jam (25–30 knot).

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan sistem saat ini dengan kekuatan siklon tropis.

Sistem bergerak ke arah utara barat-laut dengan kecepatan 20 km per jam (10 knot).

Tekanan udara pusat 1006 hPa (hektopaskal), kata JMA.

Tags: Badan Meteorologi JepangJTWCTokyoTopan Sepat
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Pesan Religius Prof. Ismail Djakaria Dalam Sidang Senat Terbuka UNG

Next Post

Kapal Bebas Dari Pelecehan Tema Kampanye Hari Pelaut Tahun Ini

Postingan Terkait

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

15 April 2026
AMSI dan Universitas Atmajaya Yogyakarta Kerja Sama Mendorong Ekosistem Informasi yang Sehat

AMSI dan Universitas Atmajaya Yogyakarta Kerja Sama Mendorong Ekosistem Informasi yang Sehat

15 April 2026

UNG Menggelar Wisuda ke-60

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

ENSO dan IOD Berada pada Fase Netral

El Nino dan Musim Kemarau Dua Fenomena Berbeda

Topan Super Sinlaku Bawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Kepulauan Mariana Utara

Bibit Siklon Tropis 92S Berada di Dekat Kepulauan Cocos (Keeling)

Next Post
Kapal Bebas Dari Pelecehan Tema Kampanye Hari Pelaut Tahun Ini

Kapal Bebas Dari Pelecehan Tema Kampanye Hari Pelaut Tahun Ini

TERBARU

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

AMSI dan Universitas Atmajaya Yogyakarta Kerja Sama Mendorong Ekosistem Informasi yang Sehat

UNG Menggelar Wisuda ke-60

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

ENSO dan IOD Berada pada Fase Netral

El Nino dan Musim Kemarau Dua Fenomena Berbeda

AmsiNews

REKOMENDASI

Tiupan Siput Laut Raksasa Penanda Dimulainya Negosiasi Konferensi Kelautan PBB

Puslitbang BMKG Bahas Dinamika Laut dan Iklim Indonesia

Ilmuwan Meminta Presiden Putin Lepaskan Paus Orca dan Beluga

Digitalisasi Desa untuk Kembangkan Potensi Wisata dan Artisan Lokal

Badai Tropis Khanun Bergerak ke Barat Laut Menuju Selat Korea

Ini 5 Alasan Mengapa Kesehatan Tanah Menurun di Seluruh Dunia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.