Darilaut – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini tsunami pascagempabumi di wilayah Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara pada Kamis, 2 April 2026.
BMKG menyatakan Peringatan Dini Tsunami berakhir pada 09.56 WIB. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah membantu diseminasi dan melakukan langkah evakuasi secepatnya.
Gempa ini terletak pada koordinat 1,25° LU; 126,27° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 129 Km arah Tenggara Bitung, Sulawesi Utara pada kedalaman 33 km.
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalamannya, gempa ini berjenis dangkal akibat aktivitas subduksi Laut Maluku.
Hasil analisis BMKG, mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
“Hasil pemantauan BMKG, terjadi kenaikan tinggi muka air laut di sejumlah wilayah, di antaranya Halmahera Barat pada 06.08 WIB dengan ketinggian 0,30 m, Bitung pada pukul 06.15 WIB dengan ketinggian 0,20 m,” ujar Faisal di Gedung MHEWS BMKG, Jakarta (2/4).
Kemudian, di Sidangoli pada pukul 06.16 WIB dengan ketinggian 0,35 m, Minahasa Utara pada pukul 06.18 WIB dengan ketinggian 0,75 m, Belang pada pukul 06.36 WIB dengan ketinggian 0,68 m, dan Bumbulan pada pukul 06.50 WIB dengan ketinggian 0,13 m.




