Sabtu, Agustus 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Peneliti Beberapa Negara Akan Kolaborasi Riset Ikan Purba Raja Laut Coelacanth yang Ditemukan di Dekat Pulau Siladen

redaksi
1 Juli 2026
Kategori : Berita
0
Peneliti Beberapa Negara Akan Kolaborasi Riset Ikan Purba Raja Laut Coelacanth yang Ditemukan di Dekat Pulau Siladen

Ikan purba Raja Laut (Coelacanth) dalam posisi mengapung di perairan dekat Pulau Siladen, Taman Nasional Bunaken, Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Jumat (26/6) pagi. POTONGAN VIDEO: LUTHER KAMPONG

Darilaut – Sejumlah peneliti dari beberapa negara akan berkolaborasi dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsrat, serta Laboratorium Terpadu Unsrat untuk melakukan riset Ikan Raja Laut Coelacanth.

Ikan purba yang juga disebut fosil hidup ini ditemukan di dekat perairan Pulau Siladen, Taman Nasional Bunaken, Manado, Sulawesi Utara, pada Jumat (26/6) pagi.

Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsrat Dr. Ockstan Jurike Kalesaran, mengatakan, ikan Raja Laut ditemukan di perairan Pulau Siladen, di depan Celebes Divers oleh nelayan lokal, Soni Pontoh.

Kepala UPA Laboratorium Terpadu Unsrat, Stenly Wullur, Ph.D, mengatakan saat ini sedang menyiapkan legal formal ikan Coelacanth yang ditemukan di dekat perairan Pulau Siladen tersebut.

”Dari beberapa negara ingin mengerjakan untuk beberapa hal, seperti pemeriksaan molekuler,” kata Stenly, selain juga bagaimana Coelacanth ini mati mengambang, ”apa karena sakit” dan lain-lain.

Arahan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsrat, spesimen ikan Raja Laut Pulau Siladen dalam penanganan di Laboratorium Terpadu Unsrat dan telah disimpan sesuai standar laboratorium untuk penelitian molekuler.

”Disimpan pada suhu minus (-) 80 derajat Celcius,” ujar Stenly kepada Darilaut.id, Rabu (1/7).

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: CoelacanthFPIK UnsratIkan raja lautLaboratorium Terpadu UnsratManadoPulau SiladenStenly Wullur PhDTaman Nasional Bunaken
Bagikan823Tweet514KirimKirim
Previous Post

Gempa Venezuela, Kekurangan Pangan Meluas dan Risiko Wabah Meningkat

Next Post

Depresi Tropis Akan Menguat di Laut Cina Selatan

Postingan Terkait

Gempa Bumi Dahsyat M 7,7 Guncang NTT, Potensi Tsunami Hingga Sulawesi Selatan dan Tenggara

Gempa Dahsyat NTT, 2.000 Warga Kabupaten Nagekeo Evakuasi Mandiri

15 Agustus 2026
IHCP Mencatat Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT

Gempa Dahsyat NTT, Satu Orang Meninggal dan Puluhan Bangunan Rusak

15 Agustus 2026

Gempa Dahsyat NTT, BMKG Mencatat Gelombang Tsunami Tiba di 10 Titik Pesisir

Gempa Dahsyat NTT M 7,7 Bersumber Dari Aktivitas Flores Back-Arc Thrust

IHCP Mencatat Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT

Gempa Dahsyat NTT Dirasakan Hingga Sulawesi Selatan

Sejak tahun 1950 Tercatat 37 Gempa Bumi Kuat di Dekat NTT

BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT Berakhir

Next Post
Bibit Siklon Tropis di Selatan Yogyakarta Akan Berkembang Menjadi Siklon Tropis

Depresi Tropis Akan Menguat di Laut Cina Selatan

TERBARU

Gempa Dahsyat NTT, 2.000 Warga Kabupaten Nagekeo Evakuasi Mandiri

Gempa Dahsyat NTT, Satu Orang Meninggal dan Puluhan Bangunan Rusak

Gempa Dahsyat NTT, BMKG Mencatat Gelombang Tsunami Tiba di 10 Titik Pesisir

Gempa Dahsyat NTT M 7,7 Bersumber Dari Aktivitas Flores Back-Arc Thrust

IHCP Mencatat Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT

Gempa Dahsyat NTT Dirasakan Hingga Sulawesi Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

Pulau Sebatik Dapat Dikelola Bersama

Sunrise dan Prasetyo Terpilih Aklamasi Pimpin AMSI Kalimantan Tengah 2025-2029

Pengukuran Kapal Ikan Langsung di Lapangan

Singa Laut Panik, Inilah Suasana Ketika Paus Orca Berburu Mangsanya

Bibit Siklon Tropis 31P Terletak di Laut Arafura

Cara Mudah Download Video TikTok Tanpa Watermark untuk Berbagai Kebutuhan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.