Darilaut – Kebakaran hutan dan lahan di Pulau Kalimantan telah meluas. Titik api telah bertambah dan tersebar di sejumlah Lokasi.
Berdasarkan aplikasi Zoom.earth, areal yang terbakar dan sebaran secara umum ada sebelumnya ada di sembilan titik bertambah menjadi 13. Kode masing-masing GDACS 1030312 Fire 6.020 ha, GDACS 1030418 Fire 5.277 ha, GDACS 1030313 Fire 6.720 ha dan GDACS 1030303 Fire seluas 7.985 ha.
Kemudian, GDACS 1030532 Fire 6.172 ha, GDACS 1030876 Fire 6.037 ha, GDACS 1030660 Fire 9.125 ha, GDACS 1030791 Fire 6.059 ha, GDACS 1030879 Fire 6.661 ha. GDACS 1031052 Fire 5.244 ha, GDACS 1030460 Fire 10.972 ha, 1030913 Fire 5.492 ha dan GDACS 1030809 Fire 7.573 ha.
GDACS fire (kebakaran hutan) pada sistem GDACS (Global Disaster Alert and Coordination System) adalah fitur pemantauan dan peringatan dini global yang mendeteksi serta menilai dampak kebakaran hutan atau lahan besar di seluruh dunia. Sistem ini merupakan kerja sama antara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Komisi Eropa.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus memperkuat operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah prioritas. Penguatan dilakukan melalui operasi udara, operasi darat, dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).




