Karena itu, pembahasan dilakukan secara bersama dengan memperhatikan kebutuhan dan kepentingan masing-masing institusi.
Harto mengatakan kehadiran delegasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di UNG juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antarlembaga sekaligus membuka ruang pengembangan kolaborasi yang lebih luas.
Bagi UNG, kemitraan dengan kementerian dan lembaga pemerintah merupakan bagian dari upaya memperluas kontribusi perguruan tinggi melalui pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta kerja sama kelembagaan.
Pertemuan ini sekaligus menjadi pijakan awal bagi terbangunnya kemitraan yang lebih konkret antara UNG dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak diharapkan dapat mengembangkan kolaborasi yang memberikan manfaat bagi penguatan kapasitas sumber daya manusia dan mendukung kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan pembangunan nasional.




