Darilaut – Ketika peristiwa tsunami melanda, setiap detik sangatlah berharga. Mengetahui apa yang harus dilakukan dapat menyelamatkan nyawa.
Meskipun jarang terjadi, tsunami dapat meluluhlantakkan komunitas pesisir, sehingga kesadaran dan kesiapsiagaan menjadi sangat penting.
Dengan mengusung tema “Siap menghadapi tsunami: Ketangguhan dimulai dari diri Anda”, Hari Kesadaran Tsunami Sedunia (World Tsunami Awareness Day) yang diperingati tanggal 5 November, menyoroti kekuatan tindakan individu maupun komunitas.
Mengenali tanda-tanda peringatan alam, mengetahui rute evakuasi, menyusun rencana dan latihan tanggap darurat, serta berpartisipasi dalam latihan evakuasi dapat menjadi penentu antara hidup dan mati. Setiap orang memiliki peran dalam melindungi diri sendiri, orang-orang terkasih, serta komunitas mereka.
Peringatan dini akan menyelamatkan nyawa jika masyarakat tahu bagaimana harus bertindak—dan bertindak dengan cepat.
Melansir UN News, dalam banyak skenario tsunami, gelombang datang lebih cepat daripada peringatan resmi.
Jika terjadi guncangan tanah yang kuat atau tidak biasa, permukaan air laut naik atau turun secara tiba-tiba, atau terdengar suara gemuruh yang keras, segeralah bergerak ke tempat yang lebih tinggi atau menjauh dari pantai menuju daratan yang lebih aman.




