11 Pemerintah Berkomitmen untuk Ekonomi Plastik Baru

Sampah plastik di laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Sebelas pemerintah mengumumkan akan bergabung dengan Komitmen Global Ekonomi Plastik Baru di One Ocean Summit di Brest, Prancis, 11 Februari 2022.

Komitmen Global Ekonomi Plastik Baru memberikan kerangka kerja sukarela bagi negara-negara untuk memberikan tindakan nyata guna mempercepat transisi sistemik menuju ekonomi sirkular untuk plastik di mana plastik tidak pernah menjadi sampah.

Dipimpin oleh Ellen MacArthur Foundation, bekerja sama dengan United Nations Environment Programme (UNEP, Program Lingkungan PBB), Komitmen Global telah menyatukan pemerintah dan organisasi dengan visi bersama tentang ekonomi sirkular untuk plastik.

Yang bergabung masing-masing pemerintah nasional Kanada, Kolombia, Yunani, Italia, Norwegia, Republik Korea, Spanyol dan Uganda dan pemerintah tingkat sub-nasional Kota Paris; wilayah Yunani Tengah; dan Negara Basque.

Di bawah Komitmen Global, negara-negara yang bergabung tersebut memiliki minat dan komitmen bertindak segera untuk Mengalahkan Polusi Plastik.

“Kami tidak akan mendaur ulang jalan keluar dari krisis polusi plastik, kami membutuhkan transformasi sistemik untuk mencapai transisi ke ekonomi sirkular,” kata Direktur Eksekutif UNEP Inger Andersen.

Pendekatan ekonomi sirkular diperlukan untuk mengatasi masalah pada sumbernya menurut laporan UNEP yang diterbitkan pada tahun 2021.

Laporan tersebut merinci bagaimana pendekatan ekonomi sirkular yang komprehensif dapat mengurangi volume plastik yang memasuki lautan kita hingga lebih dari 80 persen pada tahun 2040, serta mengurangi produksi plastik sebesar 55 persen.

Selain itu, mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 25 persen, menciptakan 700.000 pekerjaan tambahan.

Andersen mengatakan UNEP mendorong pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk berkomitmen pada tindakan nasional yang ambisius untuk menciptakan ekonomi sirkular untuk plastik.

“Mari kita ucapkan selamat kepada anggota baru Komitmen Global ini dalam menunjukkan kepemimpinan mereka untuk memerangi polusi plastik,” kata Andersen.

Yayasan Ellen MacArthur memimpin keterlibatan dengan sektor swasta (penanda tangan dan pendukung bisnis), dan UNEP memimpin keterlibatan dengan pemerintah.

Ellen Macarthur adalah badan amal internasional yang mengembangkan dan mempromosikan ekonomi sirkular untuk mengatasi beberapa tantangan terbesar di zaman kita, seperti perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, limbah, dan polusi.

Ellen Macarthur bekerja dengan jaringan pengambil keputusan sektor swasta dan publik, serta akademisi, untuk membangun kapasitas, mengeksplorasi peluang kolaboratif, dan merancang serta mengembangkan inisiatif dan solusi ekonomi sirkular.

Program ini didasarkan pada energi terbarukan, ekonomi sirkular yang didorong oleh desain untuk menghilangkan limbah, mengedarkan produk dan material, dan meregenerasi alam, untuk menciptakan ketahanan dan kemakmuran bagi bisnis, lingkungan dan masyarakat.

Exit mobile version