Darilaut – Sebanyak 152 kelompok di Kota Gorontalo memperoleh bantuan untuk meningkatkan perekonomian dan pengembangan usaha.
Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat memberikan bantuan tersebut untuk sembilan kecamatan.
Bantuan ini bersumber dari program usaha ekonomi produktif (UEP) dan kelompok usaha bersama (KUBE) itu, diserahkan secara simbolis oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, Sabtu (7/12) dimulai dari Kecamatan Kota Barat.
Menurut Ismail program bantuan tersebut untuk membantu permodalan bagi para pelaku usaha yang baru memiliki rintisan usaha untuk mengembangkan usaha, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan sosial keluarga hingga akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi Kota Gorontalo.
Tujuan utamanya, kata Ismail, menurunkan angka kemiskinan dan mencegah terjadinya peningkatan angka miskin ekstrem.
“Program seperti ini dalam rangka untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, dan ini saya berharap tentunya bantuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin, ini untuk mengembangkan usaha ekonomi produktif,” kata Ismail.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat dimaksimalkan sebaik mungkin oleh para penerima.
Penerima bantuan adalah pelaku usaha yang masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).
Adapun bentuk bantuan yang diterima oleh 152 kelompok usaha tersebut, yakni dalam bentuk dana.
Setiap kelompok yang beranggotakan lima orang anggota, mendapat Rp. 10 juta, sehingga masing-masing anggota menerima Rp 2 juta.
Dananya tidak langsung ke masyarakat, tapi melalui jasa kantor Pos yang selanjutnya langsung dibelanjakan di toko-toko yang ada di Kota Gorontalo, sesuai dengan usaha yang mereka geluti, kata Ismail. Saat belanja mendapat pendampingan langsung dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat.
