182 Hari Berturut di Tahun 2025 Hiu Paus Muncul di Perairan Botubarani, Gorontalo

Interaksi pengunjung dengan hiu paus dengan menggunakan perahu transparan. FOTO-FOTO: IRSON LATIEF

Darilaut – Sejak tanggal 1 Januari hingga 1 Juli 2025, hiu paus (Rhincodon typus) muncul setiap hari di perairan Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Teluk Tomini.

Selama 182 hari secara berturut ikan hiu paus tersebut hadir dengan individu yang berbeda.

“Paling banyak tujuh individu di bulan Juni,” kata Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas Perikanan (Pokmaswas) Botubarani, Olis Latief, pada Selasa (1/7).

Jumlah tujuh individu hiu paus (whale shark) tercatat pada pertengahan Juni, tanggal 13.

Berdasarkan kalender monitoring hiu paus di perairan Botubarani, tahun 2025 ini kehadiran hiu paus tak pernah sehari pun menghilang atau secara bergantian ke perairan Botubarani.

Pilot penerbangan pesawat tanpa awak (drone) Irson Latief, warga Botubarani. FOTO: DARILAUT.ID

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Minat Khusus Hiu Paus Desa Botubarani, Wahab Matoka, mengatakan keberadaan hiu paus ini mempengaruhi jumlah pengunjung di perairan Botubarani.

Adakalanya, kata Wahab, meski ada hiu paus di perairan Botubarani, tidak muncul ke permukaan karena kondisi perairan, seperti kabur setelah hujan atau berombak dan arus yang kuat.

Dalam kondisi demikian, meski ada pengunjung, tidak diperkenankan untuk turun dengan berperahu.

Perahu Transparan

Adanya perahu transparan saat ini sangat berpengaruh terhadap jumlah pengunjung wisata hiu paus.

Perahu transparan diperkenalkan di awal 2024. Sekarang banyak pengunjung yang ingin menggunakan perahu transparan.

Jumlah pengunjung bervariasi. Di pangkalan 3 dan 4 jumlahnya bisa sampai 100 lebih.

Dengan berperahu transparan, pengunjung satu atau dua orang dapat duduk. Adapula sambil berbaring untuk berinteraksi dengan hiu paus secara tidak langsung dengan dibatasi perahu transparan.

Interaksi pengunjung dengan hiu paus dengan menggunakan perahu transparan. FOTO: IRSON LATIEF

Pemandu akan mendekatkan hiu paus dengan perahu transparan, pengambilan gambar akan dilakukan dengan penerbangan pesawat tanpa awak (drone).

Perahu transparan tersebut digunakan saat pengunjung ingin berpose dengan pengambilan gambar saat hiu paus berada di samping atau di bawah perahu.

Sambil berbaring di perahu wisatawan bisa bernyanyi, menggerakan tangan, saat hiu paus mendekat.

Pengambilan gambar pengunjung dan hiu paus dengan menggunakan penerbangan pesawat tanpa awak (drone) di perairan Botubarani, Gorontalo. FOTO: DARILAUT.ID

Untuk memandu pose di perahu transparan saat hiu paus mendekat, pilot drone akan mengarahkan melalui handy talky (HT) yang berada di perahu pelang (bercadik).

Pilot drone akan menyampaikan pose sesuai yang disampaikan oleh pengunjung. Dengan demikian, hasil foto dan video yang ada, sesuai dengan keinginan pengunjung atau berdekatan dengan hiu paus. (VM)

Exit mobile version