Darilaut – Lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Sendratasik Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Negeri Gorontalo (UNG) akan tampil di Korea Selatan.
Mahasiswa yang tergabung dalam tim Dulohupa resmi terpilih sebagai delegasi budaya Indonesia dalam ajang South Korea Cultural Mission 2026 yang akan berlangsung di Seoul, pada 11–13 Agustus 2026.
Ke-5 mahasiswa tersebut beranggotakan Alwin Arafa, Fahril Adam, Nurfadila Mohi, Valencia Rasyid, dan Windi Rauf. Tim ini akan didampingi oleh Dr. Riana Diah Sitharesmi sebagai dosen pembimbing.
Keikutsertaan Tim Dulohupa merupakan sebuah capaian yang membanggakan karena mereka berhasil lolos sebagai salah satu delegasi internasional yang akan memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Indonesia di hadapan peserta dari berbagai negara.
Berdasarkan surat undangan resmi dari Studec International bekerja sama dengan Global Peace Foundation South Korea, para delegasi dipilih atas dedikasi mereka dalam melestarikan dan mempromosikan budaya, sekaligus akan menerima predikat Global Cultural Ambassador 2026.
Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, Tim Dulohupa akan mengikuti berbagai agenda internasional, di antaranya International Cultural Performance, Global Cultural Exchange Session, International Youth Festival dalam rangka International Youth Day PBB.
Selain itu, eksplorasi budaya Seoul, kunjungan akademik ke Dongguk University dan Yonsei University, hingga forum jejaring dengan delegasi budaya dari berbagai negara.
Ketua Jurusan Pendidikan Sendratasik FSB UNG, Dr. La Ode Karlan, mengatakan, pencapaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Sendratasik memiliki kualitas seni, kreativitas, dan kemampuan representasi budaya yang mampu bersaing di tingkat global.
Menurut Karlan keberhasilan Tim Dulohupa merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan kecintaan mereka terhadap seni budaya Indonesia. Kesempatan ini bukan hanya menjadi kebanggaan Jurusan Sendratasik, tetapi juga ”menjadi momentum untuk memperkenalkan identitas budaya Gorontalo dan Indonesia kepada masyarakat internasional,” ujarnya.
”Kami berharap mereka dapat tampil maksimal dan menjadi duta budaya yang menginspirasi.”
Dekan Fakultas Sastra dan Budaya UNG, Prof. Nonny Basalama, Ph.D, menjelaskan bahwa keberhasilan Tim Dulohupa sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Gorontalo dalam memperkuat program internasionalisasi di berbagai bidang, khususnya pendidikan, penelitian, dan pertukaran budaya.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa pada forum internasional menjadi salah satu indikator bahwa UNG terus membuka ruang kolaborasi global sekaligus meningkatkan rekognisi institusi di tingkat dunia.
Keikutsertaan mahasiswa dalam ajang South Korea Cultural Mission 2026 menjadi bukti bahwa UNG tidak hanya berfokus pada penguatan akademik di dalam negeri, tetapi juga mendorong sivitas akademika untuk aktif berkolaborasi dan berkompetisi di tingkat internasional.
Melalui diplomasi budaya seperti ini, mahasiswa menjadi duta yang memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus memperkuat reputasi UNG sebagai perguruan tinggi yang semakin berdaya saing global, kata Prof. Nonny.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Herson Kadir, mengatakan keberhasilan Tim Dulohupa tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mahasiswa dan fakultas, tetapi juga memberikan kontribusi strategis terhadap pencapaian kinerja Universitas Negeri Gorontalo, khususnya pada aspek Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Sistem Informasi Manajemen Pemeringkatan Kemahasiswaan.
Keikutsertaan Tim Dulohupa dalam ajang South Korea Cultural Mission 2026 menunjukkan kualitas mahasiswa FSB UNG yang mampu bersaing di tingkat global. Hal ini juga memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama universitas, terutama pada peningkatan prestasi mahasiswa di tingkat internasional.
Selain itu, kata Herson, prestasi ini menjadi nilai tambah dalam penguatan kinerja Sistem Informasi Manajemen Pemeringkatan Kemahasiswaan, yang menjadi salah satu instrumen penting dalam pengukuran kualitas pembinaan kemahasiswaan di perguruan tinggi.
