“Tapi sekali lagi ini masih dugaan,” ujarnya, yang perlu dikonfirmasi melalui pengecekan lapangan. Badan Geologi akan mencocokkan citra satelit sebelum dan sesudah erupsi serta melakukan verifikasi lapangan.
Rita mengimbau masyarakat tetap tenang. Status Gunung Anak Krakatau adalah waspada dengan rekomendasi wilayah bahaya pada radius 2 km dari pusat erupsi.
Untuk keselamatan, masyarakat juga diimbau untuk tidak mendekat pada radius 1 km dari lokasi kedua gumuk pulau yang terlihat di dekat Gunung Anak Krakatau.
Evolusi Sistem Krakatau
Menurut Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi (PRKG) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Adrin Tohari, adanya perubahan komposisi dan kedalaman penyimpanan magma dalam evolusi sistem Krakatau.
Dalam Geohazard Webinar 2026 #05, Senin (14/9), Adrin mengatakan, pengawasan dan pemahaman ilmiah yang komprehensif mengenai Krakatau sangat penting bagi keselamatan masyarakat pesisir dan kelancaran aktivitas pelayaran di kawasan Selat Sunda.
“Krakatau yang berada di kawasan Selat Sunda memiliki nilai penting tidak hanya dari sisi geologi dan vulkanologi, tapi juga dalam kaitannya dengan keselamatan masyarakat, aktivitas pelayaran, serta potensi bahaya yang dapat berdampak pada wilayah pesisir,” ujar Adrin seperti dikutip dari Brin.go.id.




