Hal ini karena posisi Indonesia yang berada di 3 lempeng tektonik dunia menjadikannya rentan terjadi gempa bumi.
Sepanjang tahun 2019 telah terjadi 11.473 gempa bumi. Aktivitas gempa bumi ini signifikan dengan magnitudo di atas 5,0 terjadi sebanyak 344 kali.
Gempa kecil dengan kekuatan kurang dari M5,0 terjadi sebanyak 11.229. Gempa-gempa tersebut tak hanya menyebabkan ratusan korban luka, tetapi juga merusak ribuan bangunan tempat tinggal dan fasilitas umum.
Sistem peringatan dini gempa bumi ini akan terus dikembangkan hingga mampu memprediksi waktu terjadinya gempa secara tepat, lokasi koordinat episentrum gempa hingga magnitudo gempa.
Pengembangan sistem peringatan dini gempa bumi ini diharapkan dapat membantu aparat dan masyarakat dalam melakukan evaluasi penyelamatan penduduk lebih cepat.
Selain itu, dapat menjadi rekomendasi sistem instrumentasi untuk peringatan dini gempa bumi dan memberikan pengetahuan bagi masyarakat mengenai prediksi gempa bumi. Sehingga selalu siap dan waspada terhadap bencana gempa bumi.*





Komentar tentang post