AMSI Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Manado Tandatangani Nota Kesepahaman Literasi Digital

Penandatanganan Nota Kesepahaman peningkatan kemampuan literasi digital antara AMSI Sulawesi Utara dan pemerintah kota Manado, Minggu (2/10) di Manado. FOTO: AMSI SULAWESI UTARA

Darilaut – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Utara dan pemerintah kota Manado menandatangani Nota kesepahaman (Memorandum of understanding, MoU) Minggu (2/10).

MoU ini untuk peningkatan kemampuan literasi digital melalui pengelolaan cek fakta dan penanganan mis-informasi/ dis-informasi.

Penandatanganan MoU berlangsung di Hotel Swiss Bell Maelosan Manado, sebelum kegiatan pembukaan rapat koordonasi wilayah (Rakorwil) AMSI Indonesia Timur.

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani Ketua AMSI Sulawesi Utara Agustinus Hari dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Manado, Erwin S. Kontu.

Penandatanganan ini disaksikan langsung Sekretaris Jenderal AMSI nasional Wahyu Dhyatmika, Asisten I Pemerintah Kota Manado Drs Heri Saptono dan Koordinator Wlayah AMSI Indonesia Timur, Upi Asmaradhana.

Selain itu, hadir pula delapan ketua AMSI Wilayah Indonesia Timur dan secara khusus juga dihadiri Ketua AMSI Riau Ahmad S Udi dan Direktur Eksekutif AMSI nasional Adi Prasetyo.

Wahyu Dhyatmika mengatakan penandatanganan MoU ini menjadi pintu masuk dan kolaborasi kita bersama antara AMSI dan pemerintah yang diawali dari MoU AMSI Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Manado.

Menurut Wahyu, Misinformasi dan disinformasi adalah persoalan kita bersama di mana semua pemangku kepentingan atau stakeholder harus berjalan dan kompak bersama melawan informasi hoaks ini.

“Di Era digital saat ini, sumber informasi sangat banyak sekali bisa didapat dari media sosial yang seolah-olah bekerja sebagai wartawan atau media di mana mudah didapat informasinya,” katanya.

Kehadiran AMSI, kata Wahyu, berperan sangat penting dalam memperbaiki informasi yang hoaks, maka benalu dan wabah digital ini harus kita basmi bersama.

“Dengan adanya MoU ini semoga menjadi sebuah payung untuk kerja bersama sehingga media punya akses jalan masuk yang mudah mendapat data informasi yang kredibel dan sah melalui Pemerintah,” ujarnya.

“Publik perlu diberdayakan dan diberitahu mana yang harus dipilah dan dipilih untuk mendapatakan informasi yang benar.”

Asisten I Pemerintah Kota Manado, mewakili Wali Kota Manado, Heri Saptono, mengatakan Pemerintah Kota Manado sangat mendukung penuh kegiatan AMSI di Manado.

“Kemajuan zaman digital banyak informasi hoax yang menyebar dan AMSI ini adalah salah satu jalan dapat meluruskan informasi hoax itu,” kata Heri.

Dengan adanya MoU ini, menurut Heri, Pemerintah Kota Manado dan AMSI Sulawesi Utara akan terus bekerja sama dan berjalan bersama dalam menyampaikan informasi yang benar dan menangkal informasi hoaks.

“Kita akan punya visi dan misi bersama dalam hal memberantas misinformasi dan disinformasi khususnya di Kota Manado dengan mencerahkan masyarakat,” ujar Heri.

Exit mobile version